Untuk mengunjungi Turki, ada satu keuntungan yang dimiliki oleh saya, kamu, juga Pak SBY selaku WNI (Warga Negara Indonesia), yaitu adalah kemudahan untuk mendapatkan visanya. Ya, sebagai WNI, proses pengurusan visanya dapat dilakukan dengan sangat mudah (tidak perlu datang ke kedutaan), cepat (bisa diurus dalam waktu kurang dari 48 jam sebelum keberangkatan), murah (hanya 25 US Dollar, lebih mahal sedikit dari harga cheese tart premium Pablo), dan tidak sampai menimbulkan sakit kepala, sesak napas, hingga kanker, serangan jantung, impotensi, dan gangguan kehamilan dan janin.
Cara tersebut adalah dengan menggunakan electronic visa, atau yang biasa disingkat dengan e-Visa Turki. Walaupun sebenarnya WNI bisa mengurus VOA (Visa on Arrival), namun saya merasa, e-Visa jauh lebih nyaman, dan tidak menimbulkan rasa deg-degan apabila ternyata aplikasi VOA kita menimbulkan masalah.
Tak mau kan apabila sudah sampai Turki, kemudian dideportasi karena VOA bermasalah akibat dokumen yang kurang atau sebab lainnya? Maka dari itu, saya lebih menyarankan kamu untuk menggunakan e-Visa dibandingkan VOA.
Lalu, bagaimana cara membuat e-Visa Turki, kisanak? Gampang, yang pertama, kamu harus membuka dahulu situs resmi Republic of Turkey: Electronic Visa Application System.

Dalam situs yang menampilkan beberapa objek wisata Turki yang menggoda sebagai latar belakang, dikatakan “In 3 Steps your e-Visa is ready!”. Ya, hanya dalam tiga tahap, maka kamu akan bisa mendapatkan e-Visa Turki. Bahkan lebih ringkas daripada tahapan menggunakan make-up a la Korea yang bisa sampai 11 tahap.
#1 Apply
Tahap pertama, adalah tahap yang sedikit lebih panjang dibandingkan yang lainnya, adalah melakukan pendaftaran melalui situs tersebut. Setelah kamu mengklik “Apply” maka kamu akan diarahkan ke halaman demi halaman yang harus kamu isi untuk mendapatkan e-Visa Turki.
1. Country/Region
Halaman pertama, akan mengharuskanmu memilih negara asal dokumen kamu, pilih Indonesia apabila kamu adalah WNI, dan pilih nomor dua apabila kamu adalah Warga Jakarta yang mendukung Ahok. Kemudian pilih jenis dokumen perjalanan yang kamu punyai, dengan pilihan ordinary, service, special, ataupun diplomatic. Apabila kamu adalah WNI biasa-biasa saja seperti saya, maka pilihlah “Ordinary Passport.”. Setelah mengisi semua kolomnya, maka klik saja “Save and Continue”.
Catatan:
- Apabila kamu memiliki kewarganegaraan ganda, seperti misalnya Indonesia dan Mozambique maka pilihlah negara di mana paspormu berasal.
- Apabila negara yang kamu daftarkan berbeda dengan paspor yang akan kamu bawa, maka e-Visa kamu akan menjadi tidak berlaku.
- Sebenarnya, “travel document” yang dimaksud di sini adalah paspor dan ID Card lain untuk negara-negara tertentu. Untuk WNI, gunakan paspor, karena kartu pelajar, BPJS, dan KJP Plus Plus tidak diakui di sini.
2. Date of Arrival
Halaman berikutnya, mengharuskanmu untuk memasukkan perkiraan tanggal kedatangan di Turki, yang dapat dipilih dari kolom yang ada. Bagi WNI, e-Visa tersebut akan berlaku selama 180 hari dengan masa maksimal kunjungan selama 30 hari, asalkan tercakup pada masa berlaku e-Visa tersebut. Kamu dapat mengajukan permohonan e-Visa setidaknya dua hari sebelum tanggal kunjunganmu ke Turki.
Pada bagian bawah halaman, tersebut juga jenis e-Visa yang nantinya akan diambil, yaitu “single entry” dengan visa fee sebesar 25 US Dollar yang dapat dibayarkan dengan menggunakan kartu kredit.
Catatan:
- Masa berlaku e-Visa akan mulai berlaku saat kamu mulai memasuki Turki
- Apabila kamu ingin tinggal di Turki lebih lama dari masa berlaku e-Visa, maka kamu harus mengajukan ke kantor polisi setempat di sana untuk “residency permit”.
- Apabila kamu tinggal di sana dengan menggunakan “single entry visa” dan tidak memiliki “residency permit” maka kamu akan diharuskan membayar denda, dideportasi, ataupun dicegah untuk memasuki Turki untuk periode waktu tertentu.
- Sistem e-Visa tidak memberikan informasi mengenai lamanya hari tinggal di Turki, dan merupakan tanggung jawab kamu untuk tidak tinggal melebihi masa berlaku e-Visa tersebut. Your trip, your responsibility.
3. Personal Information
Halaman ketiga, mungkin adalah isian paling panjang pada langkah ini, karena halaman ini mengharuskanmu mengisi data-data pribadi yang mungkin hanya kamu dan Tuhan yang tahu, seperti:
- Given/First Name(s): Isi dengan nama depan yang kamu punyai, misalkan kalau seperti saya, maka saya akan mengisi dengan “Justin”. Apabila kamu memiliki nama tengah, masukkan juga di sini.
- Suename(s): Isi dengan nama belakang, atau kata terakhir dari nama kamu. Saya, akan mengisi kolom ini dengan “Bieber”.
- Date of Birth: Isi dengan tanggal dan tahun kelahiran kamu. Untuk saya, tanggalnya adalah 14 Februari, dengan tahun yang disamarkan.
- Place of Birth: Isi dengan tempat kelahiran kamu. Isi dengan “batu” apabila kamu adalah Sun Go Kong.
- Mother’s Name: Isi dengan nama ibu kandung kamu. (Cerita mengenai ibu saya, dapat dibaca pada halaman mamacation blog ini.)
- Father’s Name: Isi dengan nama ayah yang kamu ketahui. Merupakan bagian yang sentimentil untuk saya, karena kenapa? Baca selengkapnya di artikel ini.)
- Passport Number: Isi dengan nomor paspor kamu, bukan yang lain.
- Passport Issue Date: Isi dengan tanggal penerbitan paspor kamu, dengan format dd.mm.yyyy.
- Passport Expiry Date: Isi dengan tanggal berakhirnya paspor kamu. Yang harus diingat adalah, tanggal berakhir paspor harus lebih dari enam bulan sebelum mengajukan e-Visa ini.
- E-mail address: Isi dengan alamat email kamu. Nantinya alamat ini akan digunakan untuk mengirim tautan untuk mengunduh e-Visa.
- Phone Number: Isi dengan nomor telepon aktif yang kamu gunakan, hanya dapat diisi dengan angka 0123456789, tanda dalam kurung ( ), dan plus (+).
- Address:Isi dengan alamat tempat tinggal kamu, kalau bisa isi dengan alamat yang permanen, bukan alamat tempat mangkal.
Catatan:
- Untuk pengisian pada kolom nama, tanda baca yang dapat di-input hanyalah strip (-), titik (.), petik (‘), dan koma (,). Jangan meng-input tanda baca yang aneh-aneh seperti titik dua bintang (:*).
- Informasi yang kamu isi pada halaman ini haruslah sesuai dengan informasi yang terdapat pada paspor kamu. Apabila salah, maka e-Visa akan dinyatakan tidak berlaku. Sudah kamu tidak laku-laku, jangan sampai e-Visa juga tidak laku.
4. Email Verification
Setelah mengklik “Save and Continue” pada halaman sebelumnya, maka akan muncul halaman konfirmasi yang berisi dengan data-data yang telah kamu input. Apabila kamu sudah yakin dengan data-data tersebut maka klik “Verify”, namun apabila kamu merasa masih ada data yang kurang tepat, maka kamu dapat melakukan “Edit”.
Setelah mengklik “Verify”, maka sistem akan mengirimkan sebuah email konfirmasi ke alamat email yang sudah kamu masukkan sebelumnya.

Catatan:
- Setelah kamu mengklik “Verify” maka kamu tidak dapat melakukan perubahan data lagi.
- Setelah sistem mengirimkan email, maka kamu diharuskan untuk melakukan respon dalam waktu maksimal satu jam, atau permohonan e-Visa kamu akan dibatalkan.
5. Data Control
Cek email! adalah langkah selanjutnya yang harus kamu lakukan. Republic of Turkey: Ministry of Foreign Affairs akan mengirimkanmu sebuah email untuk melakukan verifikasi, yang sekaligus dimaksudkan sebagai kontrol data bagi mereka.
Tugas kamu cukup mudah, hanya dengan menekan tombol “Approve” pada email tersebut yang akan membawa kamu ke tahap berikutnya, yaitu pembayaran.
Catatan:
- Email hanya akan dikirimkan ke alamat email yang sudah kamu input sebelumnya, maka sebaiknya dipastikan alamat tersebut benar dan valid.
- Email konfirmasi tersebut harus direspon dalam waktu satu jam, atau aplikasi kamu akan dianggap batal demi hukum.
- Permohonan e-Visa harus selesai dalam waktu maksimal 48 jam, karena setelah itu, berkasnya akan dihapus dari sistem, dan kamu harus membuat permohonan baru.
#2 Make Payment
Tahap kedua setelah pengajuan berhasil dan data-datanya diterima adalah melakukan pembayaran, yang dapat dilakukan dengan menggunakan kartu kredit ataupun dengan UnionPay. Sayangnya, belum ada pilihan Rekber, KTA, ataupun pinjaman lunak tanpa bunga pada tahap ini.
6. Payment
Biaya yang harus dikeluarkan untuk mengurus e-Visa ini adalah 25.70 US Dollar, yang meliputi biaya visa sebesar 25 US Dollar dan biaya untuk layanan internasional sebesar 0,70 US Dollar. Jumlah yang cukup murah, apabila dibandingkan dengan biaya pengurusan visa UK, misalnya. Sangat sepadan dengan keindahan dan pesona yang ditawarkan oleh Turki.
Catatan:
- Akan dibutuhkan waktu beberapa menit untuk memroses pembayaran kamu, dan sementara menunggu, jangan menekan tombol “back”, “forward”, maupun “refresh” pada halaman browser. Jangan pula balikan dengan mantan ketika menunggu.
- Apabila ada masalah yang ditemui pada halaman pembayaran, kamu dapat menghubungi layanan e-Visa Support Desk pada halaman utama situs tersebut di bagian Contact Us. Atau bisa juga menghubungi bank penerbit kartu kredit untuk mengecek status pembayaran tersebut.
#3 Download
Tahap terakhir setelah pembayaran dilakukan adalah mengunduh e-Visa yang selanjutnya dapat kamu gunakan sebagai kunci masuk ke Turki.
7. Download
Setelah pembayaran sukses, maka kamu akan dibawa ke langkah terakhir dari membuat e-Visa Turki ini, yaitu mengunduh e-Visa, dengan link unduhan yang juga telah dikirimkan ke alamat email yang sudah kamu masukkan sebelumnya.
Catatan:
- Untuk membuka file e-Visa, pastikan bahwa komputer kamu telah dipasangi software berupa “PDF Reader”.
- Disarankan juga untuk mengunduh file e-Visa tersebut pada smartphone yang kamu bawa, juga untuk mencetak e-Visa tersebut pada selembar kertas (A4 saja, tidak perlu seukuran A3 atau sebesar baliho Agus-Sylvi.). Hal ini dimaksudkan untuk mengantisipasi sistem imigrasi yang mungkin mengalami masalah ketika kamu tiba di Turki.
Untung saja, saya tidak menemukan hal tersebut, karena pengalaman saya lancar-lancar saja ketika berhadapan dengan bagian imigrasi di Istanbul Atatürk Airport, dan tidak mengalami masalah seperti yang saya alami ketika masuk ke Amerika Serikat melalui bandara JFK, New York.
Apalagi saat itu, saya menggunakan business class Turkish Airlines, yang mendapatkan jalur imigrasi khusus di terminal kedatangan, maka memasuki Turki pun bukan sesuatu yang susah!
Secara garis besar, bentuk e-Visa Turki cukup sederhana dan rapi, dengan logo Republic of Turkey: Ministry of Foreign Affairs pada kop surat, yang ditemani judul halaman dan barcode; sementara pada bagian isinya, menampilkan data-data pendaftar e-Visa. Walaupun tidak menampilkan foto dari pendaftar visa, namun menurut saya, tampilannya masih lebih kece daripada visa Australia yang pernah saya dapatkan tahun sebelumnya.
Sekadar informasi, e-Visa Turki hanya berlaku untuk hanya untuk kepentingan wisata dan perdagangan saja, bukan untuk tujuan lain seperti pendidikan, pekerjaan, ataupun bergabung dengan ISIS.
Dari hasil obrolan, saya mengetahui bahwa pemerintah Turki telah memberlakukan hukuman baru bagi para pelanggar visa wisata yang menggunakannya untuk menyeberang ke Suriah, yaitu hukuman tembak mati di tempat.
*knock on wood*

Working, whoops I mean opening emails in Istanbul, using Samsung Galaxy Note A 2016 with S-Pen.
So, Hakan Sukur and Emre Belozoglu, here I come!
Tagged: e-Visa Turki, Turki, Visa


halo mas, kalo waktu payment evisa pake debit card apakah bisa? apakah harus pakai cc? terimakasih
LikeLike
Kalau debit card jaman now kayaknya bisa sih asalkan yang sudah ada chip dan nomor teleponnya didaftarkan ke banknya. Dicoba saja 🙂
LikeLike
Ngakak so hard baca blog nya 😅 Lumayan jadi ga deg degan ngisi evisa nya 😅
LikeLike
LOL Thanks! Good luck buat evisanyaaa 😀
LikeLike
Itu gk nyerahin surat sponsor surat kk dll macam ke US atau korea mas??
Kmngkinan approve brp% ??
Makasih lohh suka ngakak sndri baca tulisan nya
LikeLike
Engga dong, kan online, dan electronic visa. Kalau kemungkinan ya gak tahu, karena itu semua dari kedutaan yang kasih.
Hehehe, terima kasih loh sudah ngakak 😀
LikeLike
saya mau tanya setelah semua prosedur dilalui kpn e visa diterima oleh kita apakah akan dikirim kerumah atau bagaimana…baik nya membuat evisa brp hari sebelum tgl keberangkatan??pertanyaan lainnya bila dr turki saya mau ke jedah mau umrah sendiri itu saya harus buat visa dimana?? apakah ada evisa disana?
LikeLike
Halo kak, untuk e-visa nanti akan dikirimkan melalui email dan dicetak, dan dibuat paling tidak dua minggu sebelum keberangkatan.
Kalau unruk Arab Saudi tidak ada e-visa, harus diurus melalui perwakilan di sini, setahu saya.
LikeLike
Hallo mas arif makasih banyak info apply evisa turkinya, kebatulan saya dikasih surprise sama Allah tanggal 29 des 2017 ini ke turki… makasih banyak makasih banyak makasih banyak infomarmasi yang sangat bermanfaat. Salam kenal Sri Rahmawati.. 🙂
LikeLike
Wah alhamdulillah mbak! Semoga semuanya lancar ya!
Salam kenal juga 🙂
LikeLike
Hallo…. terimakasih infonya lengkap banget! Kalo sudah ada e-visa lalu mau kursus bahasa turki, bisa langsung pengajuan resident permit atau harus visa studen dr awal?
Mohon informasinya.
Terimakasih
Iin
LikeLike
Halo kak, kalau setahuku e-visa cuma bisa buat wisata saja, bukan untuk kepentingan lain, seperti study atau business.
LikeLike
Bang Arif, itu bayar visa nya bisa pakai kartu debit mandiri/BNI ga ya?
Terimakasih
LikeLike
Kalau Mandiri yang sudah konek ke Visa dan sudah register di bank buat transaksi internasional harusnya sih bisa dipakai seperti kartu kredit.
LikeLike
Selamat pagi
mau tanya jika hanya punya nama tunggal bisa nga buat e-visa
LikeLike
Selamat pagi, dan maaf baru membalas komennya. Iya bisa kok, nanti ditulis berulang aja untuk first name dan last name.
LikeLike
Bisa bayar pakai debit card ngk ya mas
Mas nya orang pati to
LikeLike
Debit kalau sudah terafiliasi dengan visa seperti Mandiri atau Jenius biasanya bisa digunakan mas, iya saya lahir saja di Pati hehe.
LikeLike
Mas Arief minta Nomor kontak ,, help me
LikeLike
Kalau masalah seputar visa bisa via blog ini ya mbak 🙂
LikeLike
Mas arief, kalau kita sudah punya evisa, berarti pas di bandara turki, g perlu voa lagi ya.? Langsung k imigrasi dan keluar.?
#cmiiw
LikeLike
Iya betul, tinggal tunjukin aja paspor sama e-visanya.
Semoga lancar 😀
LikeLike
lengkap banget,tp masih bingung pembayarannya klu ga punya kartu kredit gmn caranya? makasih
LikeLike
Coba pakai debit mandiri yang visa, siapa tahu bisa hehehe. Atau pakai Kartu Jenius BTPN harusnya juga bisa. Atau pinjam kartu kredit teman.
LikeLike
Salam kenal mas
Boleh dong di bagi informasi tentang akomodasi tempat wisata, transports, dan juga tempat menginap yang backpacker bugged.
Mudah mudahan tahun depan bisa solo trip ke sana. Trimakasih
LikeLike
Halo mas, kebetulan pas ke sana kemarin karena ikutan tur dan undangan jadi gak eksplor tempat-tempat yang backpacker gitu hehe.
LikeLike
Assalamu’alaikum
Bang kalo nggak bayarnya nggak pake kartu kredit nggak bisa ya?
LikeLike
Waalaikumsalam, kalau kartu debit yang baru-baru ini biasanya bisa juga dipakai untuk transaksi online 🙂 silakan dicoba saja hehe.
LikeLike
Mas Arief,
Saat apply e-visa Turkey ini diminta isi nama Ayah dan Ibu ya. Tapi dalam langkah langkah yang Mas Arief tulis kok gak ada upload KK ya?
Trus, juga gak diminta untuk upload scan passport?
Terima kasih Mas….
LikeLike
Halo Mas,
Iya kebetulan waktu saya mengajukan dulu tidak diminta untuk mengunggah KK dan paspor, apakah sekarang sudah berbeda kebijakannya?
Terima kasih.
LikeLike
assalamu’alaikum. Maaf mau nanya mas, saya akan ke lithuania awal juli, Insya Allah. Terus teman saya di turki ngajak singgah ke turki, dan buat visa turki di lithuania. Tapi beliau gatau prosesnya gimana. Apa mas tau? Jika iya mohon infonya. Jazakallah khairan.
LikeLike
Halo mbak, waalaikumsalam.
kalau untuk visa Turki sih online, jadi bisa dibuat di mana saja, asalkan nanti jangan lupa dicetak dan dibawa pada saat masuk imigrasi. Untuk panduannya, dapat dibaca di artikel saya ya mbak 🙂
Semoga lancar tripnya. Jazakallah khairan.
LikeLiked by 1 person
masya Allah, maaf baru balas. Alhamdulillah tripnya lancar. Jazakallahu khayr
LikeLike
Alhamdulillah~
LikeLike
Keren Mas, sangat informatif.
Terima kasih atas sharingnya & saya sudah sukses utk apply eVisa Turkey
LikeLike
Alhamdulillah sudah sukses, ditunggu cerita serunya selama jalan-jalan di Turki ya! 😀
LikeLike
Hai mas…
Nanya dong…
itu kl kebangsaan India yg tinggal di Indo jg bisa urus visa online kan?
trus itu gak butuh dateng ke kedutaan, kasih invitation letter atau tunjukin passport asli gitu..?
cuma isi form online + upload foto visa schengen, bayar, trs visa langsung dikirim langsung ke email gitu..?
Tolong pencerahannya dong mas…
matur nuwun
LikeLike
Halo kak, untuk e-visa Turki (bukan Schengen) harusnya bisa kok urus visa online. Nanti tinggal print e-visa dan ditunjukkan ke petugas imigrasi di bandara kedatangan.
Semoga mencerahkan ya jawabannya.
LikeLike
Salam mas Arief,
Saya ada keperluan ke Turki utk menghadiri konferensi internasional beberapa hari (2 hari). Kira2 saya bisa apply e-visa utk keperluan tsb tdk ya (kata temennya temen saya yg di turki bisa sih)? Soalnya sya juga akan wisata di sana.. hehe
Kemudian, terkait pembayaran melalui kredit card, di situ tertulis card number dan VCC, itu kita isi apa ya? Liat nomor yg mana di kartunya?
Terima kasih
LikeLike
Halo Mas Fajar, salam.
Kalau cuma 2 hari harusnya bisa sih membuat e-visa ini, hehe. Langsung dicoba saja mas.
Kalau untuk kartu kredit, yang nomor kartu adalah nomor yang tertera di halaman depan kartu, sementara VCC itu 3 digit kecil di belakang kartu, mas. Coba dilihat seharusnya ada 😀
Semoga lancar selalu acaranya.
LikeLike
harus ada keuangan 3 bulan terakhir gak bang?
LikeLike
Kalau untuk ini sih enggak perlu, kan online juga bikinnya.
LikeLike
Mas Arief kalau saya pergi serombongan terus saya yang mengurus e-visanya. Bisakah data teman-teman saya menggunakan satu email saja, yaitu email saya? Atau harus pakai email masing-masing. Terima kasih jawabannya.
LikeLike
Halo mbak, kalau ga salah sih bisa ya, soalnya dulu ada teman yang ngurusin kolektif serombongan gitu bisa. Tapi saya belum nyoba hehe.
LikeLiked by 1 person
Mas trimkasih untuk panduannya… Terus saya mau tanya mas.. Kalau kita daftarnya pakek smartphone terus download nya juga lewat smartphone bisa ya….. Soalnya saya ndak punya komputer lho….. Dan yg dimaksud tentang alamat email itu gimana ngisinya ya mas… Apa harus dikasih misalnya http//. gitu…. Atau hnya ditulis nama email tnpa http…. Begitu bisakah….. Maaf mas saya kurang paham masalah ini…. Tolong penjelasan nya ya…… Soalnya saya sedikit gapteh… Hehe trimkasih ya….
LikeLike
Halo mbak, kalau untuk lewat smartphone ya bisa mbak, tapi nanti diprint juga ya hehe. Kalau untuk email, itu kan mbak sudah punya email yang Lasmy0769@gmail.com, nanti tinggal ditulis ulang saja di aplikasinya.
Semoga lancar ya rencana perjalanannya.
LikeLike
Mas arief
LikeLike
ya mbak?
LikeLike
Mas arief.. Ini sangat menarik sekali… Tpi saya kurang paham cara penulisan emailnya…. Gimana ya….. Dan apakah kita daftar nya harus pakek komputer…. Kalau pakai smartphone saja bisa ndak ya mas…. Terus didownload terus print….. Tolong dikasih pencerahan ya mas…. Trimakasih 😊
LikeLike
Sudah kujawab di atas ya mbak, bisa kok pakai smartphone 😀
LikeLike
Hi Ariev, mau nanya. Pernah punya pengalaman data e-visa ada sedikit kesalahan misal saya masukin data tahun pembuatan visa salah, apakah masih bisa masuk ke negara Turki? Terima kasih.
LikeLike
Umm kalau data tahunnya salah, itu bukan sedikit kesalahan sih menurutku karena berpengaruh terhadap tanggal masuk ke Turki nantinya. Solusinya sih antara kirim email ke mereka minta revisi tahun, atau bikin baru lagi dengan tahun yang benarnya.
LikeLike
Mas…
Saya ingin tanya jika di hasil e visa ada nama tambahan nama orang tua sedangkan di pasport hanya satu nama yaitu first name saja.tapi di ktp nama orang tua ada.apakah e-visa berlaku?
LikeLike
Seharusnya sih e-visa sama dengan data pada paspor, adakah halaman tambahan di paspor yang menunjukkan tambahan nama tersebut?
LikeLike
Mas arief mau tanya dong, saya ada rencana ke Turki dalam waktu dekat ini, rencana sya mau buat E-Visa nya, tapi Pasport sya belum E-Pasport masih Pasport biasa, apa bisa Pasport biasa pakai E-Visa? Atau harus pakai Visa biasa ke kedutaan?
Terimakasih Mas 🙏
LikeLike
Bantu jawab ya, kemaren saya ngajuinnya juga pake passport yang biasa dan ga ada masalah…
LikeLike
terima kasih bantuannya! 😀
LikeLike
Halo mas, untuk e-visa tidak perlu e-paspor kok. Sampai saat ini saya masih pakai paspor biasa hehe.
LikeLike
Mas, saya mau ke turki maret ini, dan sudah issued e visa. Pertanyaannya, boleh ga kalau evisanya saya print pake kertas stiker, trus ukurannya disesuaikan dengan halaman visa dipaspor trus ditempelin dilembar visa. Maksudnya biar rapi aja gitu. Dan lumayan buat menuh-menuhin halaman visa, hehehehe……..
LikeLike
Hahaha, kalau saya biasanya disteples di halaman visanya, tapi boleh-boleh aja sih so far (yang steples) untuk stiker aku kurang tau kakkk haha.
LikeLike
Kalau mau mengikuti lomba startup IT, visa jenis apa yang diperlukan?
LikeLike
Saya rasa sih bisa dengan e-visa biasa, karena tidak disebutkan jenis visa lain pada websitenya. Namun apabila ingin yang pasti, mungkin bisa ditanyakan terlebih dahulu ke kedutaan 🙂
LikeLike
TERIMA KASIH tips nya
LikeLike
sama-sama semoga bermanfaat 🙂
LikeLike
Assalamualaikum Mas Aries.
Saya dan satu saudara akan pergi ke Turkey,evisa sudah jadi,belakangan tour and travel saya mengasih tahu bahwa pengisian nama di visa saudara saya yang terdiri dari tiga kata salah penempatan kolomnya,contohnya namanya caesario Indra nugraha,pada given name diisi Caesario kemudian pada surename diisi Indra nugraha. seharusnya katanya pada given name caesario Indra lalu surename Nugraha. yang jadi pertanyaan apakah visa saya tersebut masih bisa berlaku?
terimakasih mas
regards
Tasman
LikeLike
Waalaikumsalam, kalau menurut saya sih tetap berlaku, karena di Indo sendiri tidak mengenal nama belakang/surname, jadi seharusnya kalau sesuai dengan nama di paspor akan aman-aman saja.
Tapi ini pendapat pribadi yaaa 🙂
LikeLike
Blog yg sangat menarik,
Tadi saya sudah apply e-visa dan sudah terbit. Tapi ada sedikit masalah saya mempunyai 2 nama suku kata sri maulida di e-visa turki
Pada kolom name : saya tulis SRI MAULIDA
Sedangkan di surname nya saya kosongin. 😭 apakah nanti bakalan ada masalah ??
LikeLike
Halo mbak, harusnya sih gak akan ada masalah karena Indonesia tidak mengenal nama belakang, dan sepanjang sesuai dengan paspor, menurut saya sih tidak akan menjadi mesalah. Namun ini adalah pendapat pribadi saya 🙂
LikeLike
Rencana Dari Turki Ke Georgia By Road, Tapi setelah baca postingan kamu yang ditolak masuk ke Georgia by road, Jadi mikir lagi. Rencana sih Turky, georgia, armeni trus Iran. Sekarang harus atur ulang kayaknya.
Trim informasi tentang E visa Turky yang simple, nggak seribet visa rusia
LikeLike
Iyes, visa turki mah simpel banget karena bisa dibuat online, sementara visa rusia masih manual banget hehe.
Jadinya ke mana nih jalan-jalannya? hahaha.
LikeLike
Bang, bayarnya pake kartu debit bisa gak
LikeLike
Bisa yang udah ada chipnya.
LikeLike
asli ngakak bener
1st name: Justin
Last Name: bieber
helpful, funny … Thx u suhu Kampret nan Hensem!
LikeLike
Ahahaha thank you sista!
LikeLike
Saya pingin saran nya kalo pingin usaha kuliner di luar negeri negara mana yg perizinannya ga ribet…yg pangsa pasar nya bagus
Pada tanggal Min, 27 Okt 2019 11.50, backpackstory menulis:
> arievrahman commented: “Ahahaha thank you sista!” >
LikeLike
Wah kalau luar negeri ya aku ga tau masalah izin segala macamnya kak
LikeLike
PROGRAM PINJAMAN MUDAH
Dalam masa-masa ekonomi yang tidak menentu, ramai yang mendapati diri mereka menghadapi situasi di mana mereka boleh menggunakan bantuan kewangan. Sama ada untuk kecemasan, pembaikan rumah, menggabungkan hutang atau percutian keluarga – pinjaman peribadi yang rendah adalah cara yang selamat dan boleh dipercayai untuk memenuhi keperluan kewangan anda. Di Alta Finance LLC, kami pakar dalam program pembiayaan Pinjaman yang boleh dipercayai dan cekap. Hubungi kami hari ini menggunakan e-mel syarikat kami: altafinancellcfunding@gmail.com
LikeLike
APA LAGI INI YA ALLAHHHH!
LikeLike
Hahaha ngakak.. Aku tau si ini aneh. Tp lucu ajah kali ya kalo kenal kk😂😂😂 but menghibur bgt. Jd ga bosen bacanya😊
LikeLike
hahaha makasih banyak kaaak! Silakan kalau mau ngobrol-ngobrol bisa juga via email/IG
LikeLike
Assalamualaikum mas, informasinya sgt bermanfaat sekali plus kalimatnya tu bikin asyik tuk bacanya, ga bikin ngantuk…
Btw kalo untuk e-visa yg bayi (infant) gimana mas?, soalnya saya berencana bawa bayi ke sana cm blm prnh apply evisa tuk bayi.. Mohon penjelasannya..
Wasslaam
LikeLike
Waalaikumsalam mbak, terima kasih yaa udah ga ngantuk pas baca hahaha.
Untuk bayi/infant seharusnya sama kok prosedurnya dengan dewasa, jadi ya ikutin langkah-langkahnya aja mbak hehe. Semoga lancar ya!
LikeLike
Salam Bang,
Kalau nama tengah tidak dicantumkan bagaimana bang, apakah Visa nya valid? atau harus apply ulang ya? 😀
LikeLike
Salam bang, harusnya kalau masih sesuai paspor masih aman aja sih hehe.
LikeLike