Dari luar, bangunan tersebut nampak biasa-biasa saja, layaknya sebuah rumah besar tak terawat di Menteng dengan dedaunan yang berjatuhan di halaman luarnya. Seorang satpam mendatangi saya dan Eki ketika kami memarkir sepeda motor pada salah satu sisi Kedutaan Besar Myanmar, yang terletak diΒ Jl. H. Agus Salim No 109, Menteng Jakarta. Saya sempat khawatir si satpam akan mengusir saya dengan dalih tidak menerima sumbangan tanpa izin Ketua RT setempat, namun alih-alih mengusir, dia malah berkata sambil cengar-cengir: “Pindahin motornya ke sebelah sana, Pak.” Ucapnya sambil menunjuk ke sisi bangunan yang lain. “Biar lebih mudah ngawasinnya.” “Emang biasanya ada yang hilang, Pak?” tanya saya. Namun bukannya menjawab, dia malah tetap cengar-cengir seraya berkata. “Mau langsung masuk sekarang?” “Sebentar Pak.” Saya menjawab setelah berhasil memarkir sepeda motor…