“Maaf, saya tidak dibayar untuk menjawab pertanyaan Anda.” Jawab pria itu, dengan diplomatis. “Kalau mau, nanti telepon ke hotline atau email ke alamat yang ada di kertas itu.”
Saya menatap selembar kertas mungil di tangan, “Tapi di sini tak ada nomor teleponnya, Pak.” Saya kembali merajuk sang pria berkemeja supaya mau menanggapi pertanyaan saya. “Saya cuma ingin bertanya tentang visa Inggris.”
Pria itu bergerak ke arah meja security, meminta kertas yang bertuliskan nomor telepon, namun sang satpam tersebut hanya menggeleng, “Habis, Pak.”.
Dengan langkah gontai, saya meninggalkan kantor VFS Global yang terletak di Kuningan City tersebut. Di jalan, saya kembali memperhatikan si kertas kecil di tangan. “From 1 April 2014, VFS Global no longer provides visa information services to UK visa applicants.” Oh, ternyata memang mereka sudah tidak dapat memberikan informasi lagi.
Saya yang bijaksana dan penuh kasih sayang pun maklum.
Pada hari yang sama, saya mengirimkan email seperti saran si pria berkemeja, menanyakan bagaimana prosedur pembuatan visa United Kingdom (selanjutnya akan disebut sebagai Inggris) termasuk menanyakan visa apa yang cocok untuk saya, namun ternyata tidak kunjung mendapat jawaban.
Wah, kali ini sepertinya saya memang harus berusaha sendiri sekuat tenaga untuk mendapatkan visa Inggris ini.
A. Menyiapkan Persyaratan Visa
Berawal dari hasil browsing pada situs resmi UK Visas & Immigration, saya mempelajari tahapan demi tahapan yang harus dilalui untuk mendapatkan visa Inggris, dan yang harus diperhatikan adalah pada poin 6 mengenai Waktu Pemrosesan Visa, yang mengatakan:
“Standar kami menyatakan bahwa kami akan memproses:
- 90 persen dari permohonan visa tidak bermukim (non-settlement) dalam waktu 3 minggu, 98% dalam waktu 6 minggu, dan 100% dalam waktu 12 minggu dari tanggal pengajuan permohonan; dan
- 95 persen dari permohonan visa bermukim (settlement) dalam waktu 12 minggu, dan 100% dalam waktu 24 minggu dari tanggal pengajuan permohonan.
Kami mendefinisikan satu minggu sebagai 5 hari kerja.”
DHEG!
Berarti tidak boleh mepet banget karena proses pengurusan visa Inggris memakan waktu rata-rata 3 minggu dan kalau apes bisa lebih lama, sementara tanggal keberangkatan saya sudah tinggal 6 minggu, belum dipotong dengan libur lebaran dan tanggal merah lainnya. Beda dengan Visa India yang waktu itu saya dapatkan hanya dalam satu hari kerja.
Aduh, nampaknya saya memang harus gerak cepat.
Berikutnya, saya bertanya ke Dwidaya Tour, mengenai apa saja yang harus disiapkan untuk mengurus visa Inggris, didapatkan bahwa langkah pertama yang harus dilakukan adalah menyiapkan persyaratan visa, sebelum mengajukan aplikasi permohonan secara online.
Persyaratan tersebut meliputi:
1. Paspor dengan masa berlaku minimal 8 bulan terakhir (beserta paspor lama)
Sama seperti mengurus visa Amerika Serikat, paspor adalah syarat utama yang harus dipunyai sebelum pergi ke luar negeri. Ya kecuali kamu adalah bagian dari kaum Rohingya yang mengungsi karena tidak diterima di negaranya.
Lampirkan juga paspor lama, apabila kamu sudah ganti paspor.
2. Surat sponsor dari tempat kerja/tempat usaha dalam bahasa Inggris
Berhubung akan mengurus visa Inggris, maka semua dokumen diharuskan dalam bahasa Inggris, termasuk surat sponsor dari tempat kerja. Surat tersebut sebaiknya memuat pernyataan bahwa kamu bekerja pada kantor tersebut dan akan kembali bekerja setelah kunjunganmu selesai, termasuk penjelasan bahwa kamu mempunyai penghasilan yang layak untuk hidup di Inggris.
Bingung seperti apa suratnya? Saya punya contohnya di sini.
3. Dua (2) lembar pas foto berwarna terbaru ukuran 3,5cm x 4,5cm dengan latar belakang putih
Seperti ketika mengurus visa Myanmar, saya juga memberikan kepercayaan penuh kepada Jakarta Foto untuk mengambil pas foto saya. Datang dengan jenggot tipis dan rambut klimis, saya berpose di depan kamera, dengan harapan hasilnya akan manis, dan tidak nampak seperti teroris. Ya, semoga saja saya tidak dipersulit seperti ketika masuk ke Amerika Serikat dengan nama Muhammad.
KLIK!
4. Surat referensi bank dalam bahasa Inggris
Sebelum-sebelumnya, saya tidak pernah meminta surat referensi bank, namun karena surat ini ada pada daftar persyaratan yang diberikan, maka mau tak mau saya pun mengurusnya, langsung ke beberapa bank tempat dana saya tersimpan.
Ingat, don’t put all your eggs in one basket. That’s why I put them inside my underpants.
Berikut adalah serba-serbi mengurus surat referensi bank, pada beberapa bank sesuai pengalaman saya:
- Bank Central Asia
- Permohonan harus diajukan ke bank asal tempat membuka rekening, tidak dapat dilakukan di Bank Mandiri.
- Biayanya selembar biru.
- Waktu pengerjaan 3 hari kerja (walaupun kenyataannya ketika saya mengurus di BCA cabang Grand Indonesia membutuhkan waktu lebih dari itu).
- Ada kemungkinan ditawari deposito jangka panjang oleh mbak-mbak customer service yang manis. Jangan terlena.
- Bank Mandiri
- Permohonan harus diajukan ke bank asal tempat membuka rekening, tidak dapat dilakukan di mana saja sesuai penempatan kamu.
- Biayanya selembar merah.
- Waktu pengerjaan 1 hari kerja (walaupun kenyataannya ketika saya mengurus di Bank Mandiri cabang Bendungan Hilir membutuhkan waktu lebih dari itu).
- Bank Rakyat Indonesia
- Permohonan dapat diajukan ke bank asal atau ke cabang besar, misalkan di Wisma BRI, Jalan Sudirman Jakarta.
- Biayanya selembar merah ditambah selembar biru.
- Waktu pengerjaan bisa ditunggu, sayang customer service yang melayani saya adalah seorang pria. Sehingga kurang lebih setengah jam saya harus beradu pandang dengannya. Cieee.
*saat artikel ini ditulis sebelum redenominasi, selembar biru bernilai Rp50.000,- dan selembar merah bernilai Rp100.000,-.
5. Fotokopi bukti keuangan minimal 3 bulan terakhir
Syarat ini dapat dipenuhi dengan cara meminta slip gaji ke kantor kamu, juga dengan cara mencetak rekening koran pada bank tempat kamu menyimpan uang. Disarankan juga oleh Dwidayatour, supaya disediakan saldo rekening sekitar Rp50.000.000,-.
Perbedaan perlakuan tiap bank, dapat dibaca pada artikel ini.
6. Fotokopi KTP, KK, Akta Kelahiran dalam bahasa Inggris
Ini adalah salah satu syarat yang susah, apabila kita terlahir sebagai orang Indonesia waktu zaman orde baru, apalagi kalau lahir pada zaman romusha. Boro-boro akta kelahiran berbahasa Inggris, punya akta dengan data yang valid saja sudah Alhamdulillah.
Namun jangan khawatir, karena zaman sekarang sudah ada yang namanya Sworn Translator, atau penerjemah bersumpah, yang akan mengubah akta kelahiranmu menjadi berbahasa Inggris. Keren kan? Kamu tidak perlu menjadi anak dari Ratu Elizabeth untuk mempunyai akta kelahiran berbahasa Inggris.
Pada saat mengurus visa Inggris kemarin, saya menggunakan jasa dari Worldnet Translation Service dengan biaya selembar merah tiap lembarnya. (Email: worldnet.andrew@gmail.com)
7. Fotokopi Akta Nikah dalam bahasa Inggris
Skip. Jangan ngomongin soal nikah saat ini.
8. Print out tiket
Untuk bepergian ke Inggris, pastikan juga kamu sudah mempunyai tiket ke sananya. Hal ini ditunjukkan dengan mencetak tiket penerbangan ke sana. Jangan konyol dengan berkata bahwa kamu akan menumpang bus ALS atau berjalan kaki ke sana.
Cetaklah tiket pesawatmu supaya terlihat legit.
9. Print out tanda booking hotel
Sebenarnya kita tidak perlu sungguhan memesan penginapan dalam rangka mengurus visa Inggris ini, namun bisa diakali dengan menggunakan bantuan situs seperti Hostelworld. Sama seperti ketika mengurus Visa Jepang, caranya adalah dengan menggunakan Flexible Deposit Protection, yang memungkinkanmu untuk meng-cancel pemesanan hotel, dan menggunakan depositnya untuk memesan hotel yang lain, pada situs yang sama.
Namun hal ini tidak gratis, karena kamu akan dikenakan biaya sebesar 1 Dollar untuk tiap pemesanan.
Selain 9 hal di atas, supaya terlihat lebih meyakinkan, kamu juga dapat menambahkan asuransi perjalanan (saya menggunakaan Assist Card yang pembuatannya dibantu oleh Dwidayatour) juga tanda kepemilikan aset di Indonesia, seperti misalnya sertifikat sebidang tanah di Menteng, sebuah gubuk di Pondok Indah, atau satu unit apartemen mewah tipe studio di Kalibata City.
B. Mengajukan Aplikasi Permohonan Visa Online
Setelah persyaratan tersebut lengkap, maka langkah berikutnya adalah mengajukan aplikasi permohonan visa Inggris secara online. Untuk itu, kamu diharuskan untuk membuat akun di Visa4UK. Caranya cukup mudah, tinggal klik Register an Account > Isi Personal Details > Isi Address Details > Buat Login Password dengan emailmu, maka selanjutnya akan ada email verifikasi masuk ke email yang kamu daftarkan.
Kemudian, setelah Log In lagi di Visa4UK dengan email dan password yang kamu daftarkan, maka kamu dapat mulai mengajukan aplikasi permohonan visa Inggris secara online. Jangan lupa klik Apply For Myself apabila kamu ingin mendaftarkan visa Inggris untuk diri kamu sendiri, dan klik Apply For Someone Else apabila kamu ingin membantu orang yang kamu cintai (atau yang membayar kamu) mengajukan aplikasi visa Inggris.
Sebelum masuk ke detail aplikasi, kamu diharuskan mengisi beberapa kolom ‘Applicant Details’ seperti Nama, Email, Nomor Telepon, Nomor Paspor, Tanggal Kunjungan yang Direncanakan, dan seterusnya. Berikutnya, pilih jenis visa yang diinginkan, dan jawab beberapa pertanyaan singkat seperti di bawah ini.
Sesudah datanya lengkap, klik Create Application, dan kamu akan kembali ke halaman Home di Visa4UK. Selanjutnya pilih ‘Go To Application’.
Apabila internet kamu tidak bermasalah, maka kamu akan langsung mendapati kolom-kolom isian seperti di bawah ini. Saran saya, sediakan waktu 1-2 jam untuk mengisinya. Tenang, tak ada soal pilihan ganda kok.
1. Passport and Travel Information
Kolom ini terbagi menjadi dua bagian utama, yang pertama yaitu ‘Pasport/Travel Document’ yang memintamu untuk mengisi data-data yang terdapat pada paspor seperti masa berlaku paspor, tempat pembuatan paspor, hingga pertanyaan singkat seperti, apakah ini paspor pertama kamu dan berada di manakah paspor kamu yang sebelumnya.
Pertanyaan-pertanyaan yang posesif tentang paspor.
Sementara itu, bagian kedua ‘Travel Information’ berisikan pertanyaan mengenai informasi perjalanan kamu, seperti kapan rencana kedatangan kamu di Inggris, berapa lama kamu akan tinggal di sana, juga di manakah alamat tempat tinggal kamu nanti.
Itulah gunanya kamu mem-booking sementara hostel di Hostelworld seperti yang saya contohkan di atas.
2. Personal Detail and Travel History
Masuk ke kolom berikutnya, ada pertanyaan tentang ‘Personal Detail’. Sebenarnya saya malas juga kalau ditanya hal-hal yang personal seperti ini, namun demi kepentingan pembuatan visa Inggris ini, saya pun merelakan diinterogasi secara online.
Yang berikutnya adalah ‘Travel History’ yang menanyakan tentang sejarah perjalanan kamu sudah ke mana saja, dan apakah kamu memiliki catatan kriminal di suatu negara, hingga apakah kamu mendukung terorisme apa tidak. Segeralah menyerahkan diri ke polisi, apabila kamu nyata-nyata berniat untuk bergabung dengan ISIS.
3. Family Details
Kolom ‘Family Details’ tentang keluarga, adalah kolom yang paling mengharukan untuk saya. Karena ditanya tentang status pernikahan, dan jawaban saya adalah Single. Kalah sama ATM Bersama.
Selain itu, data lain yang ditanyakan adalah nama, tempat kelahiran, dan tanggal lahir dari Papa dan Mama kamu. Walaupun kehidupan keluarga tidak selalu menyenangkan, tapi pastikan bahwa kamu mengetahui hal penting ini.
Kemudian juga ditanyakan mengenai apakah kamu mempunyai anak dan apakah ada anak-anak yang bepergian bersama kamu. Ingat, yang ditanyakan adalah anak yang sudah lahir, bukan yang hanya dibuat tapi tidak dijadikan.
4. Employment and Income
Kolom berikutnya adalah ‘Employment’ yang menanyakan mengenai status pekerjaan kamu, bekerja di bidang apa, dengan jabatan apa, beralamatkan di mana, kapan mulai bekerja, juga berapakah ‘Income’ yang didapatkan tiap bulannya.
Pastikan bahwa data pekerjaan yang kamu input di sini sama dengan surat sponsor yang telah kamu buat sebelumnya. Jangan di surat bilang bahwa kamu adalah Tukang Gojek, tapi nyatanya kamu adalah seorang stand-up comedian.
Kolom ini juga menanyakan apabila kamu memiliki pekerjaan tambahan, selain pekerjaan utama. Boleh lah kamu tambahkan additional paid job sebagai Tukang Gojek di sini.
Selain menanyakan mengenai pekerjaan dan penghasilan, bagian ini akan bertanya mengenai apakah kamu memiliki tabungan, mengenai pengeluaran kamu (misal berapa untuk biaya hidup dan berapa yang diberikan kepada anggota keluarga lain), juga mengenai berapakah anggaran yang kamu siapkan untuk perjalanan di Inggris. Pastikan kamu menjawab nominal tersebut dalam mata uang GBP (£), bukan ZWD (Z$).
5. Family and Friends in The UK
Di kolom ini, kamu akan ditanya mengenai “Apa yang akan kamu lakukan di Inggris?”. Dan please, jangan bilang kalau kamu berencana ke Inggris untuk menyiangi rumput stadion Wembley, menjadi sopir Fake Taxi, menggoda Pangeran Harry, atau bahkan mencari tongkat sihir milik Voldemort.
Jawablah yang aman-aman saja, seperti berlibur, menonton bola, atau berdakwah.
Jawab juga pertanyaan pada bagian ‘Family and Friends’ “Apakah kamu mempunyai teman atau kerabat di Inggris?” Dan ingat juga, jangan ngaku-ngaku kalau kamu adalah kakak kandung keponakan tiri dari ipar menantu sepupu kakek Ratu Elizabeth.
6. Medical Treatment
Kolom ‘Medical Treatment’ adalah kolom tersingkat pada aplikasi online visa Inggris ini, cukup jawab ‘No’ apabila kamu tidak pernah dirawat karena sakit di Inggris.
7. Additional Information
Kolom terakhir pada aplikasi online visa Inggris ini adalah ‘Additional Information’ yang merupakan usaha terakhir kamu untuk meyakinkan (atau mungkin memelas kepada) pihak kedutaan Inggris bahwa kamu layak untuk mendapatkan visa Inggris ini.
Jawablah dengan singkat dan meyakinkan, kamu tidak perlu membuat esai untuk menjawabnya, karena ini adalah pengajuan visa Inggris bukan skripsi kamu atau buku perjalanan saya yang gak kelar-kelar.
Kalau mau mencontek jawaban saya, maka isilah dengan status pekerjaan kamu sekarang, dan apa saja yang telah kamu lakukan selama ini, yakinkan mereka bahwa kamu tidak akan menjadi imigran gelap di Inggris.
Selanjutnya, klik ‘Confirm Application’ dan kamu akan mendapatkan review semua jawaban kamu. Klik ‘Submit Application’ apabila kamu telah yakin pada jawaban-jawaban tersebut, dan klik ‘Return to Application’ apabila kamu merasa belum cocok dan masih ada hal-hal yang ingin diperbaiki.
C. Menandatangani Pernyataan
Setelah selesai mengisi aplikasi online visa Inggris, berikutnya adalah menandatangani pernyataan secara online. Tidak perlu terlalu serius membaca penjelasannya, karena ini bukan petisi change.org. Cukup ketik nama kamu pada bagian Signature, dan klik ‘Sign Declaration’.
D. Membuat Janji Pertemuan
Apabila kamu telah selesai menandatangani pernyataan, maka yang selanjutnya dilakukan adalah membuat janji pertemuan dengan pihak VFS Global, yang merupakan agen pengurusan visa yang bekerja sama dengan pihak kedutaan Inggris dalam rangka penerbitan visa Inggris ini.
Yang perlu diyakini adalah persetujuan visa Inggris murni didapat dari pihak kedutaan Inggris (yang berlokasi di Manila), sementara VFS Global hanyalah sebagai agen perantara. Seperti halnya Tinder.
Untuk Indonesia, VFS Global terdapat di Jakarta dan Bali. Untuk Jakarta, alamatnya adalah di Kuningan City lantai 2. Tempat yang strategis, karena sehabis submit visa kamu dapat berbelanja di berbagai macam factory outlet yang terdapat di sana.
Saran saya, pilihlah jam kedatangan yang paling pagi supaya dapat dilayani dengan cepat.
E. Membayar Aplikasi
Syarat sudah, aplikasi sudah, pernyataan sudah, membuat janji sudah, maka yang berikutnya adalah membayar biaya aplikasi visa Inggris tersebut.
Ketika saya mengajukan aplikasi visa Inggris ini, biayanya adalah US$ 136 untuk visa kunjungan berstatus multiple-entry dengan batas waktu kunjungan selama 6 bulan. Untuk biaya visa yang lain, dapat dicek di sini.
Pembayaran ini dapat dilakukan dengan menggunakan kartu kredit baik Visa maupun Mastercard, namun tidak dapat dilakukan dengan cara barter. Apabila pembayaran sudah dilakukan, maka akan dikirimkan konfirmasi pembayaran melalui email ke alamat kamu.
F. Mencetak Aplikasi
Sesudah pembayaran dilakukan, kamu dapat mengunduh dan mencetak formulir aplikasi online visa Inggris ini dengan printer yang tersedia di kantor, di rumah, ataupun pada percetakan yang tersebar di wilayah Benhil.
Satukan aplikasi tersebut dengan syarat-syarat yang sudah kamu siapkan sebelumnya. Rapikan dalam sebuah map, dan tunggulah datangnya tanggal perjanjian tersebut dengan sabar.
G. Mendatangi Pusat Permohonan Visa sesuai Janji
Akhirnya, hari yang ditunggu pun tiba. Sesuai jadwal –atau malah lebih cepat 5 menit–, saya telah hadir kembali di kantor VFS Global. Berbeda dengan yang sebelumnya, kali ini saya mendapati petugas-petugas VFS Global ramah menyambut saya, mungkin karena saya mengikuti prosedur yang berlaku. Mungkin juga karena senyum manis yang saya lemparkan ke mereka.
Prosedur di sini adalah:
- Lapor ke resepsionis, kemukakan tujuan kamu bukan untuk melamarnya.
- Masuk ke ruangan security untuk cek dokumen, termasuk screening. Pastikan alat telekomunikasi dimatikan dan jangan membawa barang-barang yang aneh seperti televisi atau kulkas dua pintu di sini.
- Belok ke kiri, kanan, kanan, dan lapor lagi ke petugas, untuk masuk ke ruangan untuk mengurus visa Inggris.
- Ambil nomor antrean, dan mengantrelah dengan sabar di kursi-kursi yang tersedia.
- Begitu nomor dipanggil, majulah ke loket untuk menyerahkan dokumen. Waktu itu, saya dilayani dengan baik oleh Maya di loket 6.
- Pastikan kamu telah memfotokopi paspor kamu untuk dilampirkan, dan apabila paspor belum difotokopi, di sana juga tersedia layanan fotokopi dengan biaya Rp500,- per lembarnya.
- Di loket, juga ditawarkan layanan SMS untuk memantau proses pembuatan visa kamu, dengan biaya Rp25.000,-. Saran saya, gunakan fitur SMS ini untuk memberikan kepuasan batin.
- Berikutnya, antre lagi untuk ‘Biometric Enrolment’ di mana kamu akan diambil sidik jari (4 jari kanan serong, 4 jari kiri serong, dan ibu jari kanan dan kiri bersamaan) juga foto dengan kamera pengawas sebanyak 2 kali sebelum diambil foto lagi dengan kamera Canon Ixus milik petugas di sana. Ingat, jangan lupa untuk selalu tersenyum manis.
- Setelah selesai, simpan tanda terima yang diberikan, untuk keperluan pengambilan visa Inggris kamu.
Epilog
Berkat layanan SMS yang saya daftarkan, saya mengetahui bahwa permohonan visa saya telah diteruskan ke bagian pengurusan visa di Manila, juga mengetahui bahwa visa saya telah diterima kembali dan selesai diproses. Selain pemberitahuan via SMS, saya juga mendapatkan sebuah email pemberitahuan yang menyatakan bahwa visa saya telah dapat diambil pada jam layanan pengambilan visa di VFS Global Jakarta, yaitu mulai pukul 12.00-17.00 pada hari Senin-Jumat.
Yang membuat saya sedikit dongkol adalah, foto di visa saya ternyata menggunakan foto yang diambil dengan kamera Canon Ixus milik petugas Biometric Enrolment, bukan foto jepretan Jakarta Foto yang keren itu. Ah, percuma dong pose saya dengan jenggot tipis dan rambut klimis itu!
Oh iya, kalau kamu tanya berapa lama jangka waktu pengurusan visa saya dari awal submit dokumen di hari perjanjian hingga dapat diambil kembali, jawabannya adalah 3 hari kerja.
Loh kok bisa? Ya bisa dong, kan pakai layanan prioritas. Ehe ehe ehe.
Harapan saya, semoga perjalanan kali ini dimudahkan, sehingga saya dapat kembali dari Newcastle sebagai haji yang mabrur.
Al Fatihah.
TAMBAHAN: Info dari zealspeaks per 19 Juli 2017:1. Foto sudah tidak diperlukan, saya membawa foto 3,5 x 4,5 cm latar putih 4 lbr dlm plastik, (belum ditempel). Ketika saya mau memberikan foto saya, petugasnya menolak dan mengatakan tidak perlu. Nanti kita akan difoto ketika scan sidik jari. Foto itu yang akan dipakai kalau visa kita disapprove. Setelah keluar, saya tanya ibu-ibu yang ada di sebelah saya ketika memasukkan berkas. Dia juga mengatakan hal serupa, fotonya dikembalikan. 2. Saya pakai jalur prioritas. Biayanya 3,3 juta, dibayar ketika memasukkan berkas. Saya bayar pakai debit. Ga tau tuh bs cash ga. Waktu pekerjaan 3-5 hari kerja (katanya mah). Untuk yang tidak mendapat email 3-5 hari kerja, lebih baik coba kontak VFS. Saya baru dapat info dari teman saya, dia pernah pakai priority juga. Setelah 5 hari kerja dia tidak mendapat email. Salahnya (menurut dia), dia tidak langsung nanya. Dia baru nanya ketika sudah semakin dekat dgn tanggal keberangkatan. Akhirnya visa dia terlambat keluar dan tiket dia sampai hangus karena beli kelas paling murah. Ketika dia complain pada VFS, mereka tidak memberikan penjelasan. Bahkan mereka tidak dapat menunjukkan kalau email pemberitahuannya sudah mereka kirim.






















gan mau nanya, ini saya udah aplikasi visa ke vfs. tapi mau nanya nanti visanya valid nya mulai tanggal kita berangkat atau sesuai visa itu di keluarin?
soalnya kan di aplikasi saya sampe tgl 24
sedangkan ane niatnya tanggal 23 malem sampe.
jadi visanya validnya mulai kapan ya
LikeLike
Halo gan,
Visa validnya sesuai tanggal yang ada pada visanya, kalau di artikel saya ya mulai berlaku dari 13 Juli 2015 hingga 13 Januari 2016.
Semoga durasi tripnya masih tercover ya.
LikeLike
kalo boleh tau, pada saat ngisi aplikasi di online. mas masukin tanggal 13 juli sebagai tanggal sampai di UK nya kah? atau pada saat mas ambil visa di VFS udah valid visanya? thx
LikeLike
Hmm, saya gak begitu hapal nih mas. Kayaknya sih ya sesuai tanggal saya sampai di UK, namun perihal tanggal di visanya, saya kurang ingat dapatnya bagaimana, yang jelas saya ke UK bulan Agustus waktu itu.
LikeLike
mas mau tanya , kalo di form sudah pilih standar visa , bagaimana cara change ke prioritas ya ? mau mundur gabisa mau maju malah payment , saya login lagi dengan membuat jadwal baru atau bagaimana ya mas ?
LikeLike
Priority Visa itu di luar pilihan visa kok, karena itu adalah layanan tambahan, bukan jenis visa (ini berdasarkan pengalamanku dulu). Langsung payment saja, nanti bisa menambahkan prioritas ketika di VFS.
LikeLike
Hai Ariev,
saya yang comment di blog visa Australia kamu hehe. sekarang rencana pengen ke Inggris.
1. Mau tanya, apakah boleh saya tidak menyertai syarat tiket pesawat? takutnya ditolak, kan hangus uangnya.
Apakah boleh cuma surat undangan dari teman disana dan fotokopi pasport dia?
Kayaknya syarat-syaratnya hampir mirip dengan visa australia y..
2. apakah ketika mengirim dokumen-dokumen, harus asli dan fotokopi semua? termasuk KK dan KTP dan pasport?
Terima Kasih 🙂
LikeLike
Halo kak, terima kasih sudah komen lagi di sini, sebenarnya dalam artikelnya sudah saya sebutkan bahwa tiket adalah sebuah keharusan untuk disertakan, kalau mau mencoba tanpa tiket ya silakan, namun kalau ditolak ya pasti hangus hehe. Kalau untuk yang sudah ditranslate, bisa kok diberikan kopiannya, tidak perlu asli, namun kalau paspor ya yang asli kan mau ditempel visanya 🙂
LikeLike
Sore.. hasrat buat visa uk uda lama terpendam .. rencana mau wujudtin bulan juli terbang ke sana .. saya bekerja sebagai baby sitter klo sponsor dari bos apa saja yg perlu disiapin secara dia ngak punya kop ataupun stempel dan kebetulan saya mau travel sendiri… mohon pencerahan nya mas
LikeLike
Halo mbak, kalau boleh tahu dalam rangka apa ya bepergian ke sananya, dan untuk berapa lama? Kalau untuk baby sitter mungkin bisa dengan surat jaminan dari bosnya, termasuk juga persiapan uang tabungan di bank yang cukup untuk mengcover biaya perjalanan selama di sananya.
LikeLike
Hai kak, saya mau nanya. kebetulan saya buat visa ke UK juga trus saya sdah smpi tahap mau booking appointment sama pay for application. trus pay for application ini knapa saya bisa dikenakan user pay fee sebanya 80. 30 U$D ya? padahal klu saya liat di artikelny kakak, kakak cuma kena visa fee aj, sdangkan saya da tambhan user pay fee. terima kasih kak, tlong diblas
LikeLike
Halo kak, maaf baru membalas komennya. Coba dicek lagi jangan-jangan kakak mencentang layanan tambahan dari VFS? Soalnya jumlah 80 itu menurutku besar banget. Semoga lancar selalu segala urusannya.
LikeLike
Hello, mau tanya kalo subscribe notifikasi smsnya VFS utk visa UK dapat pemberitahuan apa aja? Saya mendaftar utk notifikasi, tapi hari ini belum terima notifikasi apapun. Terima kasih
LikeLike
Halo kak, biasanya sih mendapat notif apabila visa sudah diterima, diproses, dan dikirimkan kembali ke VFS 🙂
LikeLike
halo mas,
saya lagi apply visa UK ni, krn waktunya agak mepet, saya mau pakai layanan prioritas. Sebenarnya udah dijelaskan di atas, tp saya mau mastikan lagi, takut salah, jadi untuk menggunakan layanan prioritas ini, kita bisa langsung bayar di VFS saat menghadiri appointment? pakai debit bisa?
Mudah-mudahan mas nya masih mau jawab, terima kasih sebelumnya.
LikeLike
Halo mbak, mohon maaf baru sempat membalas komennya. Kalau waktu kasus saya kemarin, saya membayar menggunakan kartu kredit secara online dan mencetak bukti transaksinya.
Tapi kalaupun tidak, bisa juga langsung bayar di tempat, karena petugas biasanya akan menawarkan tambahan servis yang bisa dipilih. Semoga semua lancar ya 🙂
LikeLike
thanks infonya
LikeLike
sama-sama semoga bermanfaat yaa
LikeLike
Thanks infonya, maaf saya mau tanya nih, pada saat datang ke kantor vfs semua dokumen yg harus dibawa itu aslinya semua ya? Saya sudah translate ktp, kk, akte lahir. Dokumen dari seponsor (orang tua pacar saya yg tinggal di uk ) paspor, bank statement dll. Itu semua harus dibawa yg aslinya atau saya harus photo copy semua? Lagi bingung nih hehehe
LikeLike
Halo mas, kalau mau gak bolak-balik sih dibawa semuanya sekalian, yang asli juga yang fotokopi/scan, hehe. Takutnya suka ada dokumen yang kurang kan. Semoga lancar ya rencana perjalanannya.
LikeLike
Dear Admin & Pembaca Blog,
Perkenalkan nama saya M Husin Usman Bastari. Saya biasa membantu proses Terjemahan Tersumpah/Sworn Translator dengan penerjemah yang sudah terdaftar di Kementrian Hukum dan Ham dan Terdaftar di beberapa Embassy di Jakarta. Kami juga biasa membantu proses Legalisir di beberapa instansi seperti Legalisir Disdukcapil (untuk dokumen kependudukan), Legalisir DIKTI (Untuk dokumen pendidikan), Legalisir Notaris, Kemenkumham, Kemlu dan Legalisir / Apostille di beberapa Embassy di Jakarta dan juga bisa membantu pengurusan VISA.
Free konsultasi/Tanya Jawab seputar terjemahan dan Legalisir Dokumen. Fast Respond bisa kontak saya di no wa 081314034242 dan email husinbst@gmail.com.
Semoga postingan saya bisa membantu dan memberikan Solusi Untuk Anda yang akan mengurus dokumen untuk keperluan Scholarship/Study di Luar Negeri, Nikah dengan orang asing, Kerja di luar negeri, Syarat Administrasi Pengajuan Visa, dll.
Terimakasih
Salam
M. Husin Usman Bastari
LikeLike
Siap bosqu! Semoga lancar usahanya yaaa.
LikeLike
Dear Admin dan Pembaca Blog,
Perkenalkan nama saya M Husin Usman Bastari. Saya biasa membantu proses Terjemahan Tersumpah/Sworn Translator dengan penerjemah yang sudah terdaftar di Kementrian Hukum dan Ham dan Terdaftar di beberapa Embassy di Jakarta. Kami juga biasa membantu proses Legalisir di beberapa instansi seperti Legalisir Disdukcapil (untuk dokumen kependudukan), Legalisir DIKTI (Untuk dokumen pendidikan), Legalisir Notaris, Kemenkumham, Kemlu dan Legalisir / Apostille di beberapa Embassy di Jakarta dan juga bisa membantu pengurusan VISA.
Free konsultasi/Tanya Jawab seputar terjemahan dan Legalisir Dokumen. Fast Respond bisa kontak saya di no wa 081314034242 dan email husinbst@gmail.com.
Semoga postingan saya bisa membantu dan memberikan Solusi Untuk Anda yang akan mengurus dokumen untuk keperluan Scholarship/Study di Luar Negeri, Nikah dengan orang asing, Kerja di luar negeri, Syarat Administrasi Pengajuan Visa, dll.
Terimakasih
Salam
M. Husin Usman Bastari
LikeLike
mantaaappp!
LikeLike
pak ariv mau tanya, kalau akte kelahiran suami hilang, sebagai penggantinya bisa disertakan apa ya? terima kasih
LikeLike
Halo bu, kalau menurutku bisa minta surat kehilangan dari pihak berwajib, dan juga dokumen pengganti akte, atau pernyataan dari catatan sipil.
LikeLike
pak ariev mau tanya, kalau saya, suami dan anak mau liburan ke UK, dibiayai suami, apakah saya harus menyertakan bank statement ato cukup suami saja?
LikeLike
Bisa dilampirkan bisa tidak bu, kalau mau lebih lengkap ya bisa dilampirkan semuanya hehe. Lampirkan juga kartu keluarga yang menunjukkan adanya hubungan keluarga.
LikeLike
mas itu di wawancara ngga sih? hehe
LikeLike
Visa UK sih penyerahan dokumen doang, paling ngobrol sama mas-masnya, sama ambil data biometrik.
LikeLike
Halo Mas saya mau tanya,
Let’s say saya mau apply visa uk, untuk business purpose (ada invitation dari company di UK yang mengundang) untuk durasi yg <6 bulan. Itu proses nya apakah sama saja atau lebih cepat dari turis visa?
Saya berencana untuk apply yg biasa saja bukan priority visa kalo bisa hehehe.
Selain itu, apakah paspor asli diberikan ketika apply visa? dan hanya bisa dikembalikan ketika visa udh bisa di issue? karena saya terkadang ada business trip ke luar negeri yg mendadak. Jadi kalo paspor asli ditahan cukup lama…. mungkin bisa jadi konsiderasi saya untuk apply yg priority saja, hehe.
Makasih mas apabila berkenan jawab.
LikeLike
Hmm, kalau business visa saya belum pernah apply mbak. Kalau yang turis ya saya sudah ada pengalaman.
Untuk Visa UK, kalau gak salah sih ada servis buat pinjam paspor just in case emergency, cuma lupa-lupa ingat juga, mungkin bisa dicek di website VFS untuk visa UK ini. Namun kalau memang sering business trip dan memang ditanggung kantor, kenapa ga pakai priority service aja? Hehehe.
LikeLike
halo, saya ingin menanyakan kalau misalnya saya berangkat pada tanggal 20 desember, kapan saya bisa mengajukan visa nya paling cepat ya? karena saya baca dari website nya di gov.uk itu paling cepat 3 bulan sebelum keberangkatan, sedangkan di website lain dituliskan sarannya paling lambat 3 bulan sebelum tanggal keberangkatan. jadi, yang benar gimana ya? kalau bisa sih saya ingin lebih cepat ngajuin biar visa nya bisa lebih cepat keluar juga dan saya nya bisa tenang.😭
mohon bantuannya ya🙏 terimakasih banyak!
LikeLike
Halo kak, rata-rata bisa diajukan paling cepat 2-3 bulan sebelum keberangkatan kok. Kalau paling lambat ya bisa seminggu sebelumnya tapi harus pakai layanan prioritas yang berarti nambah biaya lagi.
LikeLike
Halo, terima kasih banyak atas informasinya.
Saya rencana akan berangkat ke UK dan Schengen countries dalam 1 trip. Ada tips untuk urus visanya? Lebih baik urus Schengen atau UK dulu mengingat waktu sepertinya tidak panjang.
Terima kasih
LikeLike
Halo, kalau menurut saya sih Schengen dulu, karena kalau UK ada layanan prioritas jadi bisa cepet.
LikeLike
Sore kakak, maaf mau tanya. Aku baca notenya kka, kalo belum dpt email juga dari VFS, bisa kontak ke mana ya buat tanya kapan paspor bisa diambil? Mksh sblmnya
LikeLike
Halo kak, kalau ke email mereka bagaimana? Atau kalau kepepet mungkin bisa ke VFS langsung.
LikeLike
mau nanya mas , kalau pensiunan bagaimana mas? apa harus ada juga rekomendasi dari PT, Taspen.
LikeLike
Silakan dilampirkan slip setoran dari Taspen pak.
LikeLike
hai, mantap bro produknya…aku suka. sukses terus ya
LikeLike
ya makasih
LikeLike
hai, mantap bro produknya…aku suka. good luck
LikeLike
I confirm. I agree with told all above.
LikeLike
Yes you should!
LikeLike
Sekarang biaya prioritas sekitar 4,5jt. Dan jadinya belum tentu kurang dari seminggu. Saya udah seminggu belum ada kabar apa apa.
LikeLike
waduhh, terus gimana kak? Apakah sudah beres? Mungkin pas high season atau ada event apa ya di sana.
LikeLike
halo. mau tanya nih, kan di document checklist nya kan ada home address dan evidence of assets, masnya kemaren masukin dokumennya gak?
LikeLike
waduh saya lupa deh karena udah 5 tahun lalu perginya. Tapi kalau isian home address sih saya tulis kalau ga salah.
LikeLike
Hai kak,
Kalau Untuk prioritas itu Cara nya gimana ya,
Apa step2 nya kayak gini
Apa Kita pilih standar visitor Dan melakukan pengisian secara mandiri Lalu datang ke vfs sebelum melakukan biometric bilang bahwa ingin mengapply priorty
Bisa di infokan kah step2 nya Kak 🙏🙏🙏
Saya sedang menunggu decision Dr home office.
Just in case kalau di refuse mau apply lagi secara priority
Tapi Gatau step nya kayak gimana terimakasih ka
LikeLike
Hai kak, iya kalau prioritas itu optional, dan bisa dipilih ketika kita sudah daftar standard visitor secara obnline, ataupun ketika menyerahkan berkas ke VFS nanti, tinggal diinfokan saja ke petugasnya.
Semoga lancar semuanya ya kak 😀
LikeLike