backpackstory
  • Home
  • Domestic
    • Aceh
    • Bali
    • Banten
    • DKI Jakarta
    • Jawa Barat
    • Jawa Tengah
    • Jawa Timur
    • Kalimantan Timur
    • Kalimantan Utara
    • Kepulauan Bangka Belitung
    • Kepulauan Riau
    • Lampung
    • Maluku
    • Maluku Utara
    • Nusa Tenggara Barat
    • Nusa Tenggara Timur
    • Papua
    • Papua Barat
    • Riau
    • Sumatera Selatan
    • Sulawesi Tengah
    • Sulawesi Utara
    • Sulawesi Selatan
  • Foreign
    • Armenia
    • Australia
    • Azerbaijan
    • Belgium
    • Bhutan
    • Brunei Darussalam
    • Cambodia
    • China
    • England
    • France
    • Georgia
    • Hong Kong
    • India
    • Iran
    • Italy
    • Japan
    • Kenya
    • Laos
    • Macau
    • Malaysia
    • Myanmar
    • Nepal
    • Netherlands
    • North Korea
    • Philippines
    • Russia
    • San Marino
    • Singapore
    • Scotland
    • South Korea
    • Taiwan
    • Tanzania
    • Thailand
    • Timor Leste
    • Turkey
    • United States of America
    • Uzbekistan
    • Vietnam
  • Mamacation
  • Events
  • Miscellaneous
    • Accommodation
    • Culinary
    • Others
    • Survival Kit
    • Transportation
  • Visa
    • Visa Amerika
    • Visa Armenia
    • Visa Australia
    • Visa Azerbaijan
    • Visa Cina
    • Visa Georgia
    • Visa India
    • Visa Iran
    • Visa Jepang
    • Visa Kenya
    • Visa Korea Selatan
    • Visa Myanmar
    • Visa Nepal
    • Visa Rusia
    • Visa Schengen
    • Visa Taiwan
    • Visa Tanzania
    • Visa Timor Leste
    • Visa Turki
    • Visa UK
  • About
    • Achievements
    • Clients Portfolio
    • Country List
    • Stage Performance

14 Hal yang Bisa Dilihat Jika Berkunjung ke Pulau Komodo

arievrahman

Posted on April 21, 2014

Sudah setahun berlalu, sejak saya mengunjungi Pulau Komodo untuk pertama kalinya. Kala itu, saya hanya memiliki waktu selama dua hari untuk mengeksplorasi Pulau Komodo, bersama dengan Pulau Rinca, dan Labuan Bajo. Namun pengalaman yang saya peroleh selama dua hari tersebut masih membekas hingga sekarang, mengalahkan sakit hati karena disakiti olehnya.

Saya membuka kembali folder demi folder yang terdapat pada hard disk saya, dan menemukan foto-foto kunjungan saya ke Pulau Komodo setahun silam. Foto-foto tersebut, bagaikan mesin waktu yang membawa saya kembali ke masa-masa indah bersamanya (nya di sini berarti Komodo. -red).

Dan kali ini, saya akan membagikan kepada kamu 14 hal yang bisa dilihat jika berkunjung ke Pulau Komodo, yang masuk sebagai salah satu dari New 7 Wonders of Nature versi New7Wonders Foundation yang bermarkas di Swiss.

1. Komodo

Komodo (bukan kadal yang disengat tawon)

Komodo (bukan kadal yang disengat tawon)

Ya, komodo. Tentu saja, komodo adalah hal utama yang dapat kamu lihat ketika berkunjung ke sini. Tak ada orang yang berkunjung ke pulau ini untuk menyaksikan bule-bule berbikini yang asyik berjemur di pantai, tempat-tempat bernuansa horor, maupun orang-orang yang rela basah-basahan karena sedang merayakan Songhkran.

Sekilas mengenai komodo, binatang asli Indonesia yang sering disebut sebagai komodo dragon ini adalah jenis kadal terbesar yang ada di muka bumi. Panjangnya dapat mencapai tiga meter, dengan berat 160 Kg. Saat ini, komodo yang jumlahnya makin menipis tiap tahun, tersebar di empat pulau yang berada di wilayah Nusa Tenggara Timur, yaitu Pulau Komodo, Pulau Rinca, Pulau Padar, dan Flores.

2. Gugusan Pulau-pulau Nan Gersang

0.000000 0.000000
Categories: Domestic, Events, Nusa Tenggara Timur

Tagged: Flores, Jagawana, Komodo, Labuan Bajo, Loh Buaya, Pink Beach, Pulau Kanawa, Pulau Rinca, simPATI, Social Max, Sulphurea Hill, Telkomsel

33 Comments

+Read more

Mamacation: Seru-seruan di Universal Studios!

arievrahman

Posted on April 20, 2014

Saat itu 28 Mei tahun 2011, tepat di hari ulang tahun Mama yang kesekian. Suasana Vivo City lantai 3 pada loket Sentosa Express –kereta yang menghubungkan Singapura dengan pulau Sentosa– pun masih sepi. Saya berpikir, mungkin kami yang kepagian, atau gravitasi kasur di Hari Sabtu masih terlalu kuat bagi kebanyakan orang. Sudah jauh-jauh hari, saya merencanakan perjalanan ini. Dan inilah Mamacation pertama saya ke luar negeri.

Saya menatap voucher Universal Studios di tangan saya, voucher yang saya dapatkan dari hasil pencarian di Kaskus, beberapa minggu sebelumnya. Di Indonesia, sangatlah mudah mencari hampir apa saja di Kaskus, mulai jenglot hingga mobil mewah pun ada saja yang menjualnya. Jodoh? Itu urusan Tuhan.

First Mamacation. 2011.

First Mamacation. 2011.

Belum banyak orang yang berkumpul pada pagi itu, dan loket penukaran voucher pun masih tutup. Akhirnya kami menunggu bukanya Universal Studios sambil berfoto mainstream di depan bola dunia, logo Universal Studios berada. Beberapa saat kemudian, sebuah pengumuman didengungkan melalui pengeras suara, bahwa Universal Studios akan buka sedikit siang, dikarenakan hari itu sedang ada persiapan untuk Grand Opening Universal Studios Singapura!

Wow! Saya tak menyangka bahwa tiket pesawat dan voucher Universal Studios yang saya pesan untuk periode tersebut, ternyata bertepatan dengan Grand Opening tempat atraksi nomor satu Singapura tersebut. Saya merasa beruntung, “Universal Studios pun ikut merayakan ulang tahun Mama.” kata saya.

Tak berapa lama, petugas berseragam datang, mereka membelah kerumunan orang yang sudah berkumpul dan menjadikannya sebuah jalanan yang lengang. Dan berikutnya, rombongan karnaval pun melintas.

Charlie Chaplin KW
Charlie Chaplin KW
Cleopatra & Bodyguards
Cleopatra & Bodyguards
Grand Opening USS 2011
Grand Opening USS 2011

Kami mengambil tempat terdepan yang bisa kami raih, meringsek diantara gerombolan pengunjung yang lain. Tercatat beberapa ikon Universal Studios Singapura ikut meramaikan karnaval itu, mulai dari Marilyn Monroe, Charlie Chaplin, binatang-binatang Madagascar, hingga Shrek yang buruk rupa, namun baik dan selalu beruntung! 

0.000000 0.000000
Categories: Foreign, Mamacation, Singapore

Tagged: Mamacation, Resorts World Sentosa, Sentosa Broadwalk, Singapore, Universal Studios Singapore

44 Comments

+Read more

Dua Cara Asyik Keliling Singapura

arievrahman

Posted on April 16, 2014

Saya yakin jika saya bertanya kepada orang-orang yang sudah pernah ke Singapura tentang bagaimana metode yang digunakan untuk menjelajah Singapura, pasti 90% dari mereka akan menjawab menggunakan kereta dalam kota atau yang sering disebut dengan MRT (Mass Rapid Transit) maupun bus kota, sementara sisanya memilih golput. Hal ini sangatlah wajar, mengingat mudah dan murahnya mencapai tempat-tempat tertentu di Singapura dengan MRT, juga karena tingginya harga mobil di Singapura yang tidak terjangkau oleh orang-orang yang berlibur ke Singapura.

Angka 90% tadi, termasuk saya.

Namun semua berubah, pada kunjungan terakhir saya ke Singapura beberapa waktu lalu.

Indonesian's Luckiest Persons

Indonesia’s Luckiest Persons

Pada kunjungan saya bersama para pemenang Skyscanner Bloscars Award 2014 dari Indonesia tersebut, saya mencoba beberapa cara yang mungkin jarang digunakan turis-turis (terutama, yang berasal dari Indonesia) untuk menjelajah Singapura, dan menikmati objek-objek yang terdapat di kotanya.

Sejak pukul sembilan pagi, kami telah berkumpul tepat di bawah Singapore Flyer, yang juga merupakan icon kebanggan Singapura. Pada awalnya, saya mengira akan diajak sarapan nasi uduk romantis di atas bianglala terbesar di Singapura tersebut, namun perkiraan saya tidak terbukti ketika seorang encik-encik Singaporean memberikan tiket bertuliskan “City Tours” dan memberikan briefing singkat mengenai kegiatan apa yang akan dilakukan hari itu.

Dan hasilnya, kami akan berkeliling Singapura menggunakan…

0.000000 0.000000
Categories: Foreign, Singapore, Transportation

Tagged: Accor Hotels, Bloscars 2014, EXPLORE Singapore, Funvee, Jumbo Seafood, MINT Museum of Toys, Novotel Clarke Quay, Peranakan Museum, Singapore Flyer, Singapore River Cruise, Skyscanner

20 Comments

+Read more

Misteri Gua Jepang 50 Kamar

arievrahman

Posted on April 12, 2014

“Pokoknya gue mau ke Gua Jepang!” Saya mengatakan hal yang sama kepada Mumun, Vindhya, dan Vira ketika mereka meminta usulan objek apa yang bisa dinikmati di Manado. Sebenarnya, saya juga suka dengan objek-objek yang mainstream, namun kunjungan saya ke Manado untuk pertama kalinya pada tahun sebelumnya bersama Cicik, telah membawa saya ke objek-objek tersebut. Walaupun memang ada satu hari di mana saya sengaja menginap pada hotel (yang terlihat) angker di Manado, guna menguji nyali dan keimanan (baca: bokek).

Sebelumnya, saya mengusulkan untuk mencari wisata horor seperti yang saya lakukan di Bandung, namun tak ada yang mengiyakan. Lalu ketika saya melontarkan ide untuk berwisata malam, Vindhya malah berkata bahwa biasanya kegiatan malam ketika liburan hanya diisi dengan tidur-tidur dan ngobrol-ngobrol saja. Memang usia tak bisa bohong.

Dan disela-sela dive trip Bunaken bersama Ibu Penyu tersebut, muncullah ide mengunjungi Gua Jepang yang terletak tak jauh dari Manado.

Gua Jepang Kawangkoan

Gua Jepang Kawangkoan

Beberapa hari sebelumnya, saya sempat bertanya kepada Cicik tentang lokasi Gua Jepang tersebut, dan dia mengatakan bahwa kami pernah melewati gua-gua tersebut dalam perjalanan kami tahun lalu. “Arah Bukit Kasih. Kita sempat lewatin itu dulu.” Ujarnya.

Saya langsung membuka browser internet dan mencari beberapa petunjuk mengenai keberadaan gua tersebut. Kebanyakan dari foto-foto yang muncul memang mengingatkan pada tempat yang saya lalui tahun lalu. Namun ada beberapa artikel yang menyebutkan keberadaan Gua Jepang 50 kamar.

“Kalau yang 50 kamar, Cik?” Saya kembali bertanya pada Cicik, yang kemudian menanyakan hal yang sama pada temannya.

“Masuk Kawangkoan.” Jelasnya lagi “Tadi temanku bilang, kalau mau ke gua kudu sama orang setempat, kalau gak bisa hilang.”.

“Hah? Maksudnya?”

“Embuh. Temanku simpang siur ini jawabnya.”

Dan rasa penasaran saya pun semakin memuncak.

0.000000 0.000000
Categories: Domestic, Sulawesi Utara, Survival Kit

Tagged: Batu Pinatowa, Gua Jepang, Gua Jepang 50 Kamar, Kawangkoan, Manado, Panasonic Solar Lantern BG-BL03, Solar Lantern, Toronata Coffee House

85 Comments

+Read more

And The Skyscanner’s Party Continues!

arievrahman

Posted on April 2, 2014

After the splendid Skyscanner’s night in Jakarta, the party was moved to its Asia Pacific headquarter, in Singapore! Yap, you read it right, Skyscanner accommodated me (as the national winner), Firsta (as the second winner), Fahmi (as the third winner), and Indri (because her luck) to join the Asia Pacific Skyscanner’s blogger party in Singapore.

So. It. Means. Free. Trip. To. Singapore.

Yay!

***

I arrived at Changi International Airport in the middle of the night with Indri, while Fahmi and Firsta had arrived hours before. My daily job as an employee made me can’t leave the office early, but my lifetime job as a traveler forced me to leave the office soon and run to the airport to take the night flight. The flight was smooth, I felt asleep two minutes after it took off.

We (the lucky man and Indri) used a cab to our hotel, because the MRT service was already closed at that time. The Singaporean-Chinese uncle asked us where were we going, and I answered. “First to the Novotel Clark Quay, then to Ibis Novena. Do you know the place?”.

There was a silence for seconds, before he said “AAHHH, NO-VI-NA! Yes, I know it.” and drove his cab outside the airport, left me in silent thinking how to pronounce Novena correctly. The interesting part from its trip was Skyscanner team placed us in different hotels, me at Novotel Clark Quay, Firsta at Grand Mercure Roxy, Fahmi at Ibis Bencoolen, and Indri at Ibis Novena. The reason was to make us meet and acquaint the other Asia Pacific winners. There were many winners from six countries that joined this party including Indonesia, Thailand, Philippines, South Korea, Australia, and Singapore as the host.

For your information, I am the man who fully support woman emancipation, so I let the cab took me to my hotel, before it delivered Indri to her hotel.

***

0.000000 0.000000
Categories: Events, Foreign, Singapore

Tagged: Bloscars 2014, Bloscars2014APAC, Funvee, Group Therapy, Skyscanner

34 Comments

+Read more

« Older entries    Newer entries »


post title here

Banners for Blog Indonesia Terbaik 2019


Travel Blogs Award 2018

Travel Blog Awards 2017 – Winners

Top Posts & Pages

  • Langkah-langkah Mengurus Visa Amerika
  • Panduan Lengkap Membuat Visa Korea Selatan
  • Mengurus Sendiri Visa Inggris (UK)
  • This Is How FootballTicketNet Ruins My Childhood Dream
  • Panduan Lengkap Mengurus Sendiri Visa Turis Australia

Archives

Blog Stats

  • 5,485,816 serious hits

Donate to Backpackstory

Donate Button with Credit Cards

Enter your email address to become a serious reader and receive notifications of new posts by email.

Join 6,295 other subscribers
Follow backpackstory on WordPress.com

Recent Comments

aaa's avataraaa on Puncak 29 Rahtawu Gunung Muria…
Grass field's avatarGrass field on Langkah-langkah Mengurus Visa…
dutatrip's avatardutatrip on Ramadan di Singapura
Lombok Transport's avatarlombokwisata.toursan… on Terjebak di Museum of Sex…
lacasamaurilio1990's avatarlacasamaurilio1990 on Kejutan Demi Kejutan di G…

Twitter Updates

Tweets by arievrahman

Official Facebook Page

Official Facebook Page
  • View arievrahman’s profile on Facebook
  • View arievrahman’s profile on Twitter
  • View arievrahman’s profile on Instagram
  • View arievrahman’s profile on LinkedIn
  • View arievrahman’s profile on YouTube
  • View arievrahman’s profile on Google+
  • View arievrahman’s profile on Tumblr

Return to top

© Copyright Backpackstory 2012-2021

Website Powered by WordPress.com.

  • Subscribe Subscribed
    • backpackstory
    • Join 2,646 other subscribers
    • Already have a WordPress.com account? Log in now.
    • backpackstory
    • Subscribe Subscribed
    • Sign up
    • Log in
    • Report this content
    • View site in Reader
    • Manage subscriptions
    • Collapse this bar
 

Loading Comments...