Saya pernah menulis pada artikel ini, bahwa sebenarnya hanya ada tiga macam komponen biaya utama yang berkaitan dengan budget selama traveling, yaitu transportasi, akomodasi, dan konsumsi. Apabila kamu menguasai –atau dapat mengatur ketiga komponen biaya tersebut, niscaya perjalanan kamu akan berjalan dengan mulus, dan tidak akan terjadi overbudget yang mungkin dapat membuatmu mengamen di perjalanan demi mencari biaya hidup dan belas kasihan netizen.
Transportasi, mungkin adalah komponen biaya termahal yang akan dikeluarkan dalam perjalanan karena berkaitan dengan tiket pesawat yang mungkin sudah menghabiskan separuh budget kamu. Berikutnya adalah akomodasi, yang sebenarnya bisa diakali –toh biasanya kita cuma akan numpang tidur saja, kan?, disusul oleh konsumsi –yang mahal-murahnya tergantung dengan gaya hidup dan kuat-lemahnya kamu menahan godaan selama perjalanan.
Pada perjalanan bulan madu saya ke Eropa tahun lalu, saya sempat mengorbankan beberapa biaya seperti konsumsi dan akomodasi di beberapa tempat, demi mendapatkan sebuah kamar hotel sempit dengan view Eiffel Tower (kalau di Indonesia, disebut juga dengan SUTET) yang cukup mahal –kalau tidak mau dibilang overpriced di Paris. Akibat pilihan tersebut, saya terpaksa menurunkan standar penginapan saya di kota-kota lain, dan mengurangi jatah makan enak selama seminggu perjalanan.
Because there is always a price to pay for every consequence that you make.

Namun, apa iya kita harus selalu berlebih-lebihan dalam memilih penginapan selama perjalanan? Oh, tentu tidak, karena sesungguhnya sikap berlebih-berlebihan adalah sikap yang tercela dan terkesan sombong, yang bisa membuatmu mendapatkan azab duniawi.
Lalu, bagaimana supaya kita dapat menginap dengan nyaman dan murah? Berikut saya berikan beberapa triknya. Cekidot gan!
Tagged: Agoda, Hotel, Penginapan Murah



