backpackstory
  • Home
  • Domestic
    • Aceh
    • Bali
    • Banten
    • DKI Jakarta
    • Jawa Barat
    • Jawa Tengah
    • Jawa Timur
    • Kalimantan Timur
    • Kalimantan Utara
    • Kepulauan Bangka Belitung
    • Kepulauan Riau
    • Lampung
    • Maluku
    • Maluku Utara
    • Nusa Tenggara Barat
    • Nusa Tenggara Timur
    • Papua
    • Papua Barat
    • Riau
    • Sumatera Selatan
    • Sulawesi Tengah
    • Sulawesi Utara
    • Sulawesi Selatan
  • Foreign
    • Armenia
    • Australia
    • Azerbaijan
    • Belgium
    • Bhutan
    • Brunei Darussalam
    • Cambodia
    • China
    • England
    • France
    • Georgia
    • Hong Kong
    • India
    • Iran
    • Italy
    • Japan
    • Kenya
    • Laos
    • Macau
    • Malaysia
    • Myanmar
    • Nepal
    • Netherlands
    • North Korea
    • Philippines
    • Russia
    • San Marino
    • Singapore
    • Scotland
    • South Korea
    • Taiwan
    • Tanzania
    • Thailand
    • Timor Leste
    • Turkey
    • United States of America
    • Uzbekistan
    • Vietnam
  • Mamacation
  • Events
  • Miscellaneous
    • Accommodation
    • Culinary
    • Others
    • Survival Kit
    • Transportation
  • Visa
    • Visa Amerika
    • Visa Armenia
    • Visa Australia
    • Visa Azerbaijan
    • Visa Cina
    • Visa Georgia
    • Visa India
    • Visa Iran
    • Visa Jepang
    • Visa Kenya
    • Visa Korea Selatan
    • Visa Myanmar
    • Visa Nepal
    • Visa Rusia
    • Visa Schengen
    • Visa Taiwan
    • Visa Tanzania
    • Visa Timor Leste
    • Visa Turki
    • Visa UK
  • About
    • Achievements
    • Clients Portfolio
    • Country List
    • Stage Performance

Dieng, Keindahan yang Berselimut Mistis

arievrahman

Posted on June 3, 2012

Dieng, Minggu pukul 00:00

“AAAARRRGGGGGHHHHH!!!!”

“TOLOOONNGGGGGG!!! TOLOOOONGGGGGGGG!!!”

“IBUUUUUU AMBILKAN BULAN BUUUU!!”

Jeritan Bombom sontak membuat kami yang sedang tidur di ruang tengah tersadar, tak ada angin tak ada hujan tak ada ojek tiba-tiba dia menjerit bak orang kesurupan di Dunia Lain. Sayang waktu itu tak ada kamera di ruangan berukuran 5x3meter tersebut, sehingga kami tak dapat melambaikan tangan ke kamera.


Dieng, Sabtu pukul 22:00

“Tadi katanya ada orang kesurupan setelah sembahyang di Candi.”

Kalimat saya sekaligus mengganti topik obrolan 3 orang remaja yang sudah memasuki bab wanita dan semua (hal yang selalu dan pasti dijadikan) permasalahannya.

“Ah, serius lu?”

“Iya, ngapain juga gue bohong. Ga bakal bikin barang (hidung, bukan barang yang lain. -red) panjang juga.”

“Kok bisa kesurupan sih?”

“Ya mungkin gara-gara ga sopan di tempat-tempat suci mungkin. Kayak candi dan gua keramat itu kan tempat-tempat yang ga boleh diperlakukan sembarangan. Oiya, tadi kayaknya gue lihat lu foto-foto di candi sama di deket pohon dengan pose aneh-aneh ya Bom?”

“…”

Bombom terdiam.

***


Jakarta, Jumat pukul 21:00

Rombongan @Tukang_Jalan berangkat menuju Dieng dari Plaza Semanggi, dengan menunggangi beberapa ELF yang pasrah ditunggangi.

Categories: Accommodation, Culinary, Domestic, Jawa Tengah

Tagged: Dieng, Jawa Tengah, TukangJalan

37 Comments

+Read more

Mamacation: Cinta Kasih dan Welas Asih Waisak 2556

arievrahman

Posted on May 15, 2012

Perjalanan ke Barat Mengunjungi Tempat Suci

“Udah lewat Boyolali aja, lebih cepat daripada lewat Jogja.” Kata Mama (Mama saya, bukan Mama Dedeh. -red) malam itu. Karena ada ungkapan yang mengatakan bahwa seorang anak harus menurut kepada orang tuanya, saya pun mengangguk malu-malu.

Keesokan harinya,  kami (saya, Mama, dan @detadetaa) berangkat menuju Borobudur dari Solo via Boyolali sesuai jalur yang telah direncanakan sebelumnya. Setelah mengambil muatan berat (baca: @nilaayu) di salah satu sudut kota, kami pun melaju meninggalkan Boyolali. Hujan rintik-rintik mengiringi perjalanan kami di lereng Gunung Merapi. Karena desakan cacing-cacing dalam perut, kami mampir sebentar di counter Jadah (sejenis makanan khas yang menyerupai ketan, tetapi tidak haram walaupun ada ungkapan Haram Jadah) dan Tempe Bacem.

“Dimakan di sini, Mas?”

“Engga dibungkus aja, biar ga kehujanan.”

“Okesip.”

Jadah dan Tempe Bacem yang dibungkus itu akhirnya kami perawani (baca: dikeluarkan dari tempatnya lalu dinikmati) di Joglo gardu pandang Merapi – Selo, sambil menikmati sejuknya hawa pegunungan. Nyam!

Gadis penjual Jadah dan Tempe Bacem

Menikmati Jadah dengan lahap

Awan gelap menyelimuti Joglo gardu pandang Merapi – Selo

Sebelum jalan, pose dulu!

Gunung M(b)erapi?

Pukul 14:00, rombongan kami mulai memasuki komplek Candi Borobudur. Kami terkejut mendapat sambutan yang cukup meriah dari warga sekitar, pria dan wanita, tua dan muda, besar dan kecil (adalah contoh-contoh lawan kata) yang membuat pagar betis sepanjang jalan bahkan sampai menugaskan aparat setempat untuk berjaga.

Categories: Culinary, Domestic, Jawa Tengah, Mamacation

Tagged: Borobudur, Domestic, Jawa Tengah, Magelang, Mamacation, Waisak

15 Comments

+Read more

Bukan cuma 2x45 menit yang bisa diperpanjang. Delay juga!

Delay? Sebaiknya jangan terlalu berharap

arievrahman

Posted on April 30, 2012

Pernahkah cintamu digantungkan?

Pernahkah kamu terlambat masuk sekolah?

Pernahkah kamu mengalami delay penerbangan? Saya pernah. Dan tanpa mengurangi rasa hormat ke 2 pertanyaan sebelumnya, beginilah ceritanya. 

Semuanya berawal pada suatu siang yang cerah, di Changi International Airport Singapura, Singapura (bukan redundansi, memang ibukota Singapura adalah Singapura). Jam di tangan saya sudah menunjukkan pukul 13:30 dan saya masih harus menyelesaikan urusan GST refund padahal pesawat kembali ke Jakarta dijadwalkan akan terbang pukul 14:25. Setelah urusan lamaran GST beres, saya pun bergegas menuju pelaminan ruang tunggu keberangkatan.


Pukul 14:00

Para penumpang sudah memasuki ruang tunggu, dan pesawat yang ditunggu (sebut saja Air Asia) sudah terlihat di jendela. Kami (saya dan para penumpang, bukan saya dan Pak Kusir yang sedang bekerja. -red) pun segera memasuki lapangan upacara pesawat begitu panggilan telah dikumandangkan.

Pukul 14:25, pesawat telah terisi penuh dan tak terlihat penumpang yang berdiri bergelantungan di dalamnya. Setelah pramugari yang cantik dan pramugara yang tak kalah cantik memperagakan panduan penggunaan alat-alat keselamatan, pesawat pun bersiap lepas landas menuju Jakarta.

“Ngiiiiing…” Mesin di bagian sayap dinyalakan. Sayap pun membuka.

“Jakarta, here I comeeee!”

Suasana di Ruang Tunggu Keberangkatan

Pesawat yang Ditunggu


Pukul 15:00

Pesawat telah terbang dengan tenang, menembus awan, melintasi laut, juga bukit berbunga tempat yang indah. Lalu saya membuka mata, melihat ke luar jendela. CHANGI INTERNATIONAL AIRPORT.

Hah? Apa saya ketiduran selama itu? Dari Singapura ke Jakarta, sampai balik ke Singapura lagi?

“Nguuuuung…” Mesin di bagian sayap dimatikan. Sayap pun menutup. Sebuah suara memecah keheningan siang itu.

“Penumpang yang terhormat, dengan ini diberitahukan bahwa pesawat mengalami gangguan pada sistem hidrolik, sehingga penerbangan terpaksa ditunda. Saat ini kita sedang menuju kembali ke terminal keberangkatan.”

*hening*

Categories: Miscellaneous, Others, Singapore, Transportation

Tagged: #Experience, AirAsia, Delay, Transportation

8 Comments

+Read more

Siapa bilang Backpacker tak perlu mandi?

arievrahman

Posted on April 19, 2012

Mandi (manusia, bukan kucing. -red) [man.di], menurut KBBI online adalah: [v] (1) membersihkan tubuh dng air dan sabun (dng cara menyiramkan, merendamkan diri dl air, dsb): hari libur banyak orang — di laut; (2) ki bermandi; (3) ki dipenuhi oleh (cahaya, uang, dsb): kota yg — cahaya. Menurut anak kecil umur tiga tahun ke bawah, mandi adalah pakpung. Sedangkan menurut pegawai pajak dan BPK, Pakpung adalah Hadi Purnomo. Lalu apakah seorang Hadi Purnomo backpacker, perlu mandi?

Secara umum, mandi berguna untuk:

  1. Membersihkan kotoran yang menempel di tubuh. (dalam hal ini, dosa bukan termasuk kotoran)
  2. Menghilangkan hadas besar, yang didapat sebelum mandi. (If you know what I mean)
  3. Menambah rasa percaya diri. (cukup jelas, jika kamu berani mandi di tengah pasar berarti kamu punya rasa percaya diri yang tinggi)
  4. Menghilangkan kantuk dan menambah kesegaran (jasmani, bukan rohani. -red)
  5. Menghilangkan rasa pegal di badan, apalagi jika mandi dengan air panas atau berendam di Jacuzzi.
  6. Meningkatkan vitalitas, apabila setelah berendam langsung pilih room.

Pertanyaan berikutnya, apa saja yang dibutuhkan ketika mandi? Perhatikan gambar di bawah ini.

Categories: Survival Kit

Tagged: Survival Kit

17 Comments

+Read more

IKEA Alexandra, Singapore.

Indonesia, mengapa harus IKEA?

arievrahman

Posted on April 12, 2012

Belakangan ini, kita dikejutkan dengan video mesum Ariel Peterpan kabar akan dibukanya cabang dari IKEA (apa itu IKEA? Mari kita tanya Wikipedia) di Indonesia melalui PT. Hero Supermarket Tbk. Perjanjian yang dilakukan oleh kedua belah pihak menghasilkan suatu kesepakatan bahwa Hero mendapatkan hak untuk membuka dan mengoperasikan gerai IKEA di Indonesia. Berbagai pendapat pun muncul atas wacana akan dibukanya IKEA di Indonesia, lalu pertanyaannya: Mengapa harus IKEA? Karena kalau malam Ikan sudah bobo dan Ikang sudah tak perkasa lagi.

IKEA Alexandra, Singapore.

Pada bulan Februari 2012, saya bersama Wulan berkesempatan mengunjungi salah satu cabang IKEA terdekat yaitu di Alexandra Singapura (bukan di Alexandria Mesir), dan jika boleh berandai-andai kalau saya adalah Indonesia (pada umumnya, dan Hero pada khususnya); maka saya mempunyai beberapa alasan mengapa saya perlu mendatangkan IKEA ke Indonesia. Alasan-alasan tersebut adalah:

1.280094 103.850949
Categories: Culinary, Foreign, Miscellaneous, Singapore

Tagged: IKEA, Shopping, Singapore

31 Comments

+Read more

« Older entries    Newer entries »


post title here

Banners for Blog Indonesia Terbaik 2019


Travel Blogs Award 2018

Travel Blog Awards 2017 – Winners

Top Posts & Pages

  • Nasib Sial di Perbatasan Azerbaijan - Georgia
  • Kejutan Demi Kejutan di Georgia
  • Langkah-langkah Mengurus Visa Amerika
  • Panduan Lengkap Mengurus Sendiri Visa Turis Australia
  • Ini Rasanya Naik Pesawat Business Class!

Archives

Blog Stats

  • 5,485,886 serious hits

Donate to Backpackstory

Donate Button with Credit Cards

Enter your email address to become a serious reader and receive notifications of new posts by email.

Join 6,295 other subscribers
Follow backpackstory on WordPress.com

Recent Comments

aaa's avataraaa on Puncak 29 Rahtawu Gunung Muria…
Grass field's avatarGrass field on Langkah-langkah Mengurus Visa…
dutatrip's avatardutatrip on Ramadan di Singapura
Lombok Transport's avatarlombokwisata.toursan… on Terjebak di Museum of Sex…
lacasamaurilio1990's avatarlacasamaurilio1990 on Kejutan Demi Kejutan di G…

Twitter Updates

Tweets by arievrahman

Official Facebook Page

Official Facebook Page
  • View arievrahman’s profile on Facebook
  • View arievrahman’s profile on Twitter
  • View arievrahman’s profile on Instagram
  • View arievrahman’s profile on LinkedIn
  • View arievrahman’s profile on YouTube
  • View arievrahman’s profile on Google+
  • View arievrahman’s profile on Tumblr

Return to top

© Copyright Backpackstory 2012-2021

Website Powered by WordPress.com.

  • Subscribe Subscribed
    • backpackstory
    • Join 2,646 other subscribers
    • Already have a WordPress.com account? Log in now.
    • backpackstory
    • Subscribe Subscribed
    • Sign up
    • Log in
    • Report this content
    • View site in Reader
    • Manage subscriptions
    • Collapse this bar
 

Loading Comments...