Puluhan orang berbaju putih, pria dan wanita, mengantre pada sebuah loket di sudut ruangan, sementara puluhan lainnya duduk dengan wajah sedikit tegang pada beberapa baris bangku panjang yang disediakan di dalam ruangan Taipei Economic and Trade Office (TETO), yang terletak di lantai 12 Gedung Artha Graha, Jakarta. Mereka adalah calon-calon pahlawan devisa negara kita, para bakal Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang sedang mencari visa untuk bekerja di Taiwan. Tepat di bawah loket bertuliskan ‘Visa TKI’, terlihat seorang pria yang sepertinya adalah koordinator penyalur TKI sedang membantu para calon TKI untuk meletakkan sampel sidik jarinya ke permukaan sebuah mesin. Sambil menempelkan jarinya, para calon TKI tersebut diminta untuk meneriakkan dengan lantang nama, tanggal lahir, dan pernyataan belum pernah ke Taiwan. Kurang lebih seperti ini lafalnya.…