Minggu lalu, saya menonton sebuah film di bioskop berjudul Chasing The Dragon, yang merupakan salah satu film terbaik yang saya tonton tahun ini. Bagi saya, sebuah film dapat dikatakan cukup baik apabila tidak membuat saya ketiduran ketika menontonnya. Walaupun saya ketiduran ketika menonton Thor: Ragnarok, namun saya tetap terjaga ketika menonton Chasing The Dragon, walaupun film tersebut berdurasi lebih dari dua jam dan tayang pada jam pertunjukan terakhir malam itu. Chasing The Dragon yang mengambil setting pada tahun 1960-an, adalah sebuah film aksi yang diangkat dari kisah nyata seorang (ahli kung-fu yang menjadi) anggota gang dan gembong narkoba terkenal bernama Ng Sik-ho atau Crippled Ho yang masuk ke Hong Kong sebagai imigran ilegal dari Cina daratan, di mana ketika itu Hong Kong masih berada di bawah kekuasaan…