backpackstory
  • Home
  • Domestic
    • Aceh
    • Bali
    • Banten
    • DKI Jakarta
    • Jawa Barat
    • Jawa Tengah
    • Jawa Timur
    • Kalimantan Timur
    • Kalimantan Utara
    • Kepulauan Bangka Belitung
    • Kepulauan Riau
    • Lampung
    • Maluku
    • Maluku Utara
    • Nusa Tenggara Barat
    • Nusa Tenggara Timur
    • Papua
    • Papua Barat
    • Riau
    • Sumatera Selatan
    • Sulawesi Tengah
    • Sulawesi Utara
    • Sulawesi Selatan
  • Foreign
    • Armenia
    • Australia
    • Azerbaijan
    • Belgium
    • Bhutan
    • Brunei Darussalam
    • Cambodia
    • China
    • England
    • France
    • Georgia
    • Hong Kong
    • India
    • Iran
    • Italy
    • Japan
    • Kenya
    • Laos
    • Macau
    • Malaysia
    • Myanmar
    • Nepal
    • Netherlands
    • North Korea
    • Philippines
    • Russia
    • San Marino
    • Singapore
    • Scotland
    • South Korea
    • Taiwan
    • Tanzania
    • Thailand
    • Timor Leste
    • Turkey
    • United States of America
    • Uzbekistan
    • Vietnam
  • Mamacation
  • Events
  • Miscellaneous
    • Accommodation
    • Culinary
    • Others
    • Survival Kit
    • Transportation
  • Visa
    • Visa Amerika
    • Visa Armenia
    • Visa Australia
    • Visa Azerbaijan
    • Visa Cina
    • Visa Georgia
    • Visa India
    • Visa Iran
    • Visa Jepang
    • Visa Kenya
    • Visa Korea Selatan
    • Visa Myanmar
    • Visa Nepal
    • Visa Rusia
    • Visa Schengen
    • Visa Taiwan
    • Visa Tanzania
    • Visa Timor Leste
    • Visa Turki
    • Visa UK
  • About
    • Achievements
    • Clients Portfolio
    • Country List
    • Stage Performance
Sunrise at Angkor Wat

Menjelajah Kamboja dengan Tuk Tuk (1)

arievrahman

Posted on August 16, 2012

Assalamualaikum Wr. Wb.

Para pembaca yang budiman, di bulan suci yang penuh berkah ini izinkan saya mengucapkan Minal Aidin Wal Faidzin, Mohon Maaf Lahir Batin. Dan harap dimaafkan jika saya belum berkeluarga.

Sebelum memulai postingan ini, ada baiknya jika kita menyimak terlebih dahulu beberapa pertanyaan yang dirangkum dari email, Twitter, dan SMS sanubari penulis. Dan ajaibnya, banyak pertanyaan masuk kali ini yang berkaitan dengan Tuk Tuk.

Bismillahirohmanirrohim…

Penampakan Tuk Tuk (dari depan)

ariev.rahman@gmail.com bertanya: “Apa sih Tuk Tuk itu, Kak?”

Saya menjawab: “Tuk Tuk adalah sarana transportasi beroda tiga yang biasa digunakan di Thailand, Kamboja, hingga Vietnam. Biasanya menggunakan sepeda motor yang menarik kereta untuk penumpang. Kalau di Indonesia, mirip dengan Bentor (Becak Montor, bukan Bentor yang rumahnya di Real Estater. -red).”

ariev.rahman@gmail.com bertanya lagi: “Kenapa rodanya tiga? Kalau rodanya empat namanya apa?”

Saya menjawab lagi: “Karena nyamuk cuma takut sama yang rodanya tiga. YA EMANG ATURANNYA GITU MALIH!! KALAU RODA EMPAT NAMANYA TUK TUK BAWA BAN SEREP!!”

@arievrahman bertanya: “Bang, kok namanya Tuk Tuk?”

Saya menjawab: “Karena bunyi yang dihasilkan dari sepeda motor yang digunakan (dahulu menggunakan sepeda motor 2-tak) adalah ‘Terutuktuk tuktuktuk’, sedangkan kalau dia menggunakan kereta api namanya jadi ‘Tut Tut Tut’ dan apabila dia menggunakan kuda namanya jadi ‘Tuk ki Tak ki Tuk ki Tak ki Tuk’. Lebih ribet kan?”

@arievrahman berkata: “Lu garing Bang, kek admin @Poconggg.”

Saya berekspresi: Щ(ºДºщ)

SMS DARI 08159796XXX: “MAMAH, SAYA MAU CURHAT. KALAU SAYA DITOLAK GEBETAN ITU GIMANA SOLUSINYA? SAYA PUTUS ASA MAH!”

AKHIRNYA SAYA YANG JOMBLO PUN EMOSI: (╮°-°)╮┳━┳ (╯°□°)╯ ┻━┻   ‎​Щ(ºДºщ) 

—

… kemudian sesi tanya jawab ditutup dengan sakit hati dan sedikit rasa penyesalan.

Penampakan Tuk Tuk (dari belakang)

Wassalamualaikum Wr. Wb.

…

……

*hening*

*dua jangkrik main remi*

……….

SMS DARI 08159796XXX: “LALU POSTINGANNYA MANA?  ‎​Щ(ºДºщ)”

Saya menjawab: “LU LAGI LU … Oiya postingan ya? Oke Cekidot bray!”

SMS DARI 08159796XXX: “MAKASIH MAH. BTW, TADI PERTANYAAN SAYA TENTANG GEBETAN BELUM DIJAWAB LOH.”

Saya semaput.

Categories: Cambodia, Transportation

Tagged: Cambodia, Siem Reap, Tuk Tuk

38 Comments

+Read more

Pasukan Semut berpose bersama sampah kesayangannya.

Mengoperasi Cibodas bersama Pasukan Semut

arievrahman

Posted on August 13, 2012

Berdasarkan judul di atas, ada dua hal penting yang bisa digarisbawahi yaitu (1) Cibodas, dan (2) Pasukan Semut. Abaikan kata (1) Mengoperasi, karena saya bukanlah seorang dokter atau polisi, juga kata (2) Bersama, karena sampai saat ini saya belum bersama dia. Sedih.

(1) Cibodas

Salah satu sudut Kebun Raya Cibodas

Karena luasnya cakupan wilayah Cibodas, maka cerita di sini hanya dibatasi ke Kebun Raya Cibodas saja. Sebelum ditimpuk telur, saya mengakui bahwa ulang tahun saya masih lama ini adalah kunjungan pertama saya ke Cibodas dan memang hanya mampir ke Kebun Raya Cibodas saja.

(PERINGATAN PENULIS: Karena namanya kepanjangan, maka selanjutnya Kebun Raya Cibodas akan disingkat KRC. Sekian.)

KRC terletak di kompleks hutan Gunung Gede Pangrango, dan didirikan pada tahun 1852 oleh  oleh Johannes Elias Teijsmann sebagai cabang dari Kebun Raya Bogor pada lokasi di kaki Gunung Gede. KRC dimaksudkan sebagai tempat koleksi ex situ (di luar habitat) bagi tumbuh-tumbuhan tropis basah dataran tinggi. Termasuk dalam koleksinya adalah berbagai jenis pohon besar yang dilindungi seperti tusam dan tumbuhan runjung, tumbuhan paku pegunungan, hutan kaliandra, hutan alam dan terdapat pua air terjun.(source: Wikipedia)

Saat ini, KRC sering digunakan pelancong domestik untuk menghabiskan sisa hidupnya akhir pekan mereka. Menggelar tikar dan bercengkerama bersama keluarga, melakukan senam (SKJ, bukan pilates. red) rame-rame, hingga menyelenggarakan panggung dangdut dengan penyanyi-penyanyi seksinya. (Catatan: Saat saya berkunjung ke sana, belum memasuki Bulan Ramadhan) Selain pelancong domestik, kerap ditemukan juga pelancong mancanegara yang kepo dengan keindahan KRC. Waktu itu, saya bertemu dengan pelancong yang berasal dari Korea, Arab, dan Eropa. I don’t know about the country, because they all look the same (baca: BULE).

Berkumpul bersama keluarga

Categories: Banten, Domestic, Events

Tagged: Banten, Cibodas, Operasi Semut, Sampah

26 Comments

+Read more

Paman Gober, diapit Donal dan Desi Bebek. (Amin!)

My Top 9 Hong Kong Experiences

arievrahman

Posted on July 30, 2012

Rencananya, postingan kali ini akan saya tulis dalam Bahasa Inggris namun terhenti setelah menulis judul. Bagaimanapun juga, yang penting sudah niat dan berusaha. Masalah berhasil atau tidak, itu tergantung Yang Di Atas. Paling tidak, niat saya sudah terwujud pada judul yang telah menggunakan Bahasa Inggris. #okesip

Baiklah, mari kita mulai saja tabligh (secara etimologi berarti menyampaikan *iya, saya habis buka Google*) kali ini. Jamaa ~ aaaaahhh!

Pada awal tahun 2012, saya berkesempatan mengunjungi salah satu kota paling modern di Asia yaitu Hong Kong yang juga merupakan tempat tinggal beberapa publik figur dunia seperti Jackie Chan, Andy Lau, Stephen Chow, hingga sang fenomenal William Hung (“And she bangs, she bangs oh baby when she moves, she moves I go crazy…” Remember that? If you don’t, go googling!). Selama berada di Hong Kong, saya mendapatkan banyak pengalaman seru, dan inilah 9 terbaik versi saya.

This slideshow requires JavaScript.

Categories: Accommodation, Culinary, Hong Kong, Transportation

Tagged: #Experience, Avenue of Stars, Chungking, Disneyland, HKSummerSpectacular, Hong Kong, Ladies Market, Madame Tussauds, Symphony of Lights

28 Comments

+Read more

Mari Belajar dari Baduy

arievrahman

Posted on July 1, 2012

Waktu menunjukkan pukul satu siang ketika kami tiba di Cijahe, batas terakhir antara teknologi dengan Kampung Baduy. Hujan deras ikut menemani makan siang kami, di pondokan Pak Yani yang terletak di pintu masuk (jalur belakang) Baduy. Untuk mencapai Kampung Baduy Dalam, ada dua jalur yang bisa dilewati yaitu melalui Ciboleger atau melalui Cijahe. Lewat Ciboleger (awas, jangan salah tulis!), dibutuhkan waktu sekitar lima jam perjalanan untuk mencapai Desa Cikeusik di wilayah Baduy Dalam, sementara melalui Cijahe hanya perlu waktu satu jam. Jika kamu mempunyai jiwa petualang dengan stamina yang menawan bisa mencoba masuk ke Baduy Dalam melalui Ciboleger, sementara kalau kamu mulai bermasalah karena faktor U disarankan menempuh perjalanan melalui Cijahe.

You must follow the rules, and watch your steps carefully.

Anda memasuki kawasan hak ulayat masyarakat Baduy


1. Baduy dan Keramahan

Selepas hujan reda, tiga orang (selanjutnya, sebut saja Trio Libels) dari perkampungan Baduy Dalam datang menjemput kami. Sebelum menginjakkan kaki di Baduy, saya beranggapan bahwa masyarakat Baduy terdiri dari orang-orang yang kaku dan sangar. Namun anggapan tersebut dimentahkan oleh Trio Libels ini, dengan kehangatannya mereka bercakap-cakap dengan kami di sepanjang jalan (mendaki gunung, lewati lembah) menuju Desa Cikeusik, Baduy Dalam. Terlepas dari penampilan fisik mereka yang mengingatkan saya pada kumpulan Hobbits di Lord of The Rings, ternyata mereka ramah dan lucu loh!

0.000000 0.000000
Categories: Banten, Domestic

Tagged: Baduy, Banten

28 Comments

+Read more

Mamacation: Mencoba Berbagai Moda Transportasi Sepanjang Perjalanan

arievrahman

Posted on June 20, 2012

“Selamat ulang tahun, Mama.” Kata saya di dalam bus yang membawa kami ke Kuala Lumpur malam itu. Wanita itu tersenyum, menggenggam tangan saya, kemudian memeluk erat tubuh saya. Ini adalah perjalanan kedua saya bersama Mama ke luar negeri untuk merayakan ulang tahunnya. Di perjalanan yang berlangsung selama 5 hari 4 malam di 2 negara ini, kami mencoba berbagai macam moda transportasi yang tersedia. Dan inilah pengalaman kami.

(Untuk cerita yang runut, dapat dibaca sesuai urutan berikut: 1a > 2a > 2b > 3 > 4 > 5 > 6 > 7a > 8 > 9 > 7b > 2c > 10 > 11 > 2d > 1b)

1. Pesawat Terbang

Setelah melakukan survey empiris selama beberapa tahun, saya mendapatkan sebuah kesimpulan bahwa pesawat terbang (bukan kuda atau unta); adalah moda transportasi paling tepat jika ingin mengunjungi Kuala Lumpur dari Jakarta. Perjalanan menggunakan pesawat terbang dapat ditempuh dalam waktu kurang lebih selama 2 jam, bayangkan jika kamu tetap kekeuh pergi ke Kuala Lumpur menggunakan kuda atau unta.

Untuk urusan tiket pesawat, saya biasa menggunakan jasa dari Air Asia; maskapai penerbangan negara sebelah (yang tidak usah disebutkan namanya). Ada 2 alasan mengapa saya memilih Air Asia, yaitu: (1) harga tiketnya murah, dan (2) rok pramugarinya mini. Aha! Untuk tiket penerbangan Jakarta – Kuala Lumpur – Jakarta ini, saya cuma membayar seharga Rp. 135.000,- per orangnya. Tentunya tiket murah tersebut dibeli jauh-jauh hari sebelum keberangkatan, atau dalam cerita ini sekitar setahun sebelumnya.

a. Jakarta – Kuala Lumpur

Sekitar pukul 15:00 waktu setempat, pesawat mendarat mulus di Low Cost Carrier Terminal (LCCT). Yang perlu diketahui adalah, LCCT terletak di Sepang, bukan di Serpong pake R kurang lebih 75 Km dari pusat kota Kuala Lumpur. Penerbangan itu sendiri berlangsung nyaman, tanpa adanya gangguan dari pengemis, pengamen , maupun pedagang asongan.

Ini bukan pesawat ke Jeddah, Bu!

Categories: Accommodation, Foreign, Malaysia, Mamacation, Thailand, Transportation

Tagged: Birthday, FamilyTrip, Hatyai, Kuala Lumpur, Langkawi, Malaysia, Mamacation, Mom, Thailand, Transportation

82 Comments

+Read more

« Older entries    Newer entries »


post title here

Banners for Blog Indonesia Terbaik 2019


Travel Blogs Award 2018

Travel Blog Awards 2017 – Winners

Top Posts & Pages

  • Nasib Sial di Perbatasan Azerbaijan - Georgia
  • Kejutan Demi Kejutan di Georgia
  • Langkah-langkah Mengurus Visa Amerika
  • 10 Pilihan Tempat Makan Siang di Benhil
  • Ini Rasanya Naik Pesawat Business Class!

Archives

Blog Stats

  • 5,485,883 serious hits

Donate to Backpackstory

Donate Button with Credit Cards

Enter your email address to become a serious reader and receive notifications of new posts by email.

Join 6,295 other subscribers
Follow backpackstory on WordPress.com

Recent Comments

aaa's avataraaa on Puncak 29 Rahtawu Gunung Muria…
Grass field's avatarGrass field on Langkah-langkah Mengurus Visa…
dutatrip's avatardutatrip on Ramadan di Singapura
Lombok Transport's avatarlombokwisata.toursan… on Terjebak di Museum of Sex…
lacasamaurilio1990's avatarlacasamaurilio1990 on Kejutan Demi Kejutan di G…

Twitter Updates

Tweets by arievrahman

Official Facebook Page

Official Facebook Page
  • View arievrahman’s profile on Facebook
  • View arievrahman’s profile on Twitter
  • View arievrahman’s profile on Instagram
  • View arievrahman’s profile on LinkedIn
  • View arievrahman’s profile on YouTube
  • View arievrahman’s profile on Google+
  • View arievrahman’s profile on Tumblr

Return to top

© Copyright Backpackstory 2012-2021

Website Powered by WordPress.com.

  • Subscribe Subscribed
    • backpackstory
    • Join 2,646 other subscribers
    • Already have a WordPress.com account? Log in now.
    • backpackstory
    • Subscribe Subscribed
    • Sign up
    • Log in
    • Report this content
    • View site in Reader
    • Manage subscriptions
    • Collapse this bar
 

Loading Comments...