Raut tegang menghiasi wajah Pak Syamsul yang memegang pinggiran perahu karet dengan kencang, sementara di depannya ada saya yang juga tak kalah tegang kala perahu kami –yang didesain untuk digunakan maksimal dua orang– mendaki rel setinggi kurang lebih 15 meter sebelum kemudian diterjunkan bebas mengikuti alur seluncuran tersebut. Inilah Riptide Rocket, coaster tenaga air magnetik pertama di Asia Tenggara. Di mana para pengunjung dapat menaiki perahu karet kecil ukuran dua orang yang akan mendorong mereka menuju tanjakan menentang gravitasi dan merosot mendadak hanya dalam waktu 40 detik sepanjang 225 meter. Dan kali ini, pengunjungnya adalah saya, dan Pak Syamsul. Setelah mencapai titik tertinggi, perahu karet mulai dilepaskan ke bawah tanpa mengikuti alur rel, hanya bermodalkan tenaga air magnetik dan gravitasi bumi. Saya tak menyangka bahwa ini akan jadi…