Ungaran, Pertengahan 1995 Saya mengambil kartu pos yang terselip di bawah pintu depan rumah, mengangkatnya, dan memandangnya bolak-balik. Pada bagian muka, terpampang foto sungai besar dengan airnya yang cokelat di mana pada tengah sungai tersebut terdapat delta yang memisahkan sungai tersebut menjadi tiga bagian. GOLDEN TRIANGLE, begitulah tulisan yang terletak di bawah gambar tersebut. Di baliknya, terdapat tulisan yang sangat familiar buat saya. Tulisan bersambung yang saya kenali sebagai tulisan Papa. Menjumpai: Ananda Muhammad Arif Rahman. Demikian tajuk kartu pos itu. Isinya singkat hanya menceritakan kabar Beliau di sana, dan memberikan alamat tempat training selama kunjungan dinas di Thailand. Tanpa menyebutkan lokasi yang tertera pada kartu pos tersebut. Saya menyimpan Kartu Pos tersebut di atas meja belajar, dan meninggalkan tanda tanya besar mengenai Golden…