[PERINGATAN UNTUK PEMBACA: INI POSTINGAN SERIUS]

 


“Panti Asuhan Ulul Albab berdiri pada Tahun 2003 dengan modal awal hanya sekitar lima juta rupiah. Kini setelah renovasi dan sertifikasi tanah wakaf yang mencapai 280 juta rupiah, Alhamdulillah kami bisa menampung kurang lebih 90 anak kurang mampu.”

 

Itulah keterangan singkat dari Ustaz Ade, mengenai sejarah panti Asuhan Ulul Albab yang terletak di daerah Bojong Koneng, Bandung ini. Ustaz Ade yang juga merupakan saudara jauh dari pelawak Ade Juwita (jauh banget, sama-sama keturunan Nabi Adam. -red) ini menerangkan bahwa untuk mendapatkan dana pembangunan dan biaya operasional panti asuhan ini tidaklah instan seperti Indomie atau pacaran ABG, dan harus melalui berbagai perjuangan. Mulai dari biaya sendiri, meminta donatur, hingga bekerja sama dengan pihak percetakan melalui pembuatan buletin agama yang nantinya akan disebarkan ke masjid-masjid di kawasan Bandung.

Panti Asuhan Ulul Albab

Salah satu peristiwa “ajaib” dalam proses pengumpulan dana ini adalah ketika panti asuhan telah memesan kayu untuk kepentingan renovasi namun hingga H-1 sebelum batas waktu pembayaran yang ditentukan, dana yang ada belum mencukupi padahal berbagai usaha telah dilakukan. Hingga di malam terakhir untuk mencurahkan rasa rindu di dada, datanglah seorang misterius yang memberikan bantuan berupa uang tunai yang jumlahnya PAS untuk melunasi tagihan atas kayu-kayu tersebut. Ow, ow siapa dia? Wallahualam Bissawab.

Selama sembilan tahun berdiri, Panti Asuhan Ulul Albab yang memiliki enam orang pengurus inti ini telah menampung kurang lebih 90 anak dengan tingkat pendidikan beragam mulai dari Sekolah Dasar hingga ada beberapa yang memasuki masa kuliah dan masa pacaran. Latar belakang anak-anak kurang mampu inijuga beragam, mulai dari anak yatim piatu yang ditinggal orang tuanya, dititipkan karena orang tua yang tidak mampu, hingga ada yang memang “dibuang” oleh keluarganya. Di sini, mereka bisa mendapatkan kehangatan dari rumah yang mereka impikan.

Ustaz Ade, kembaran (jauh banget) Fauzi Baadila.

Buletin, salah satu sumber dana Panti Asuhan.

Berawal dari rasa peduli terhadap sesama, sekelompok manusia doyan jalan-jalan yang tergabung dalam @TravelTroopers mengadakan sebuah event bertajuk Traveling for Charity yang berprinsip seperti Robin Hood, yaitu mengumpulkan sumbangan baik berupa pakaian, makanan, maupun uang dari mereka yang mampu untuk kemudian disumbangkan ke mereka yang kurang mampu. Selama kurang lebih satu bulan, akhirnya terkumpullah sejumlah pakaian, makanan, dan uang yang kemudian disumbangkan untuk Panti Asuhan Ulul Albab.

Hasil sumbangan yang telah terkumpul

Kedatangan kami hari itu di Sherwood Forest Panti Asuhan Ulul Albab disambut oleh anak-anak kecil yang berlarian dengan gembira dan menyalami kami satu per satu, walaupun saat itu lebaran belum tiba. Cuaca yang sejuk dan pemandangan indah makin menambah syahdunya suasana Ramadhan saat itu.

Lebaran sebentar lagi!

“Assalamualaikum!” Ucap kami pada anak-anak di saung yang belum lama berdiri tersebut dan dengan kompak mereka menjawab “Waalaikum salam warahmatullahi wabarakatuh, kakaaak. Panti Asuhan Ulul Albabnya, Kaaak.” Pagi itu, kami berkumpul bersama untuk berbagi kasih, keceeriaan, dan kebahagiaan bersama mereka. Setelah menyerahkan sumbangan kepada pengurus, kami mengadakan fun games untuk anak-anak penghuni panti. Caranya sederhana, satu per satu dari kami bergantian memberikan pertanyaan atau tantangan kepada anak-anak tersebut, dan bagi yang bisa menjawab atau melakukannya akan mendapatkan door prize berupa buku, televisi, lemari es, hingga jodoh. #youwish 

Anak-anak di saung, kakak jomblo jangan murung. #rhyme

Bingung? Ini contohnya:

“Anak-anak, ada berapa jumlah balon dalam lagu balonku ada lima?”

“Lima Kak!”

“Bagus, ini ada TV LCD 42 inch buat kamu.”

*

“Anak-anak, ada yang bisa ngupil?”

“Saya bisa kak, saya!”

“Bagus, ini ada kulkas tiga pintu buat kamu. Tapi lain kali ngupilnya di hidung sendiri ya, jangan di hidung saya.”

*

“Anak-anak, saya ganteng ga?”

“Engga kak. Jomblo pula. Pffttt!”

“KAMMM…u mendapatkan satu buah permen atas kejujuran kamu.”

Fun Games dan penyerahan Door Prize

Acara penuh canda tawa hari itu ditutup dengan Solat Dzuhur berjamaah, dan juga dengan sebuah wejangan penting dari Ustaz Ade sang pengurus panti asuhan yaitu “Kalian kalau jalan-jalan ke Bandung, jangan lupa mampir ya.”.

#HAKDESH!

1. 2.. 3… SMILE!


“Banyak beramal akan menjauhkan manusia dari siksa kubur, sementara banyak beranal akan mendekatkan manusia pada siksa dubur.”

@arievrahman

[SERIUS TAPI SANTAI]

🙂

Advertisements