ARGH! Saya membanting sebuah buku yang sudah tak keruan bentuknya. Ketika buku tersebut menghempas lantai, puluhan –atau bahkan ratusan rayap keluar dari sela-sela halamannya. Setelah memastikan tak ada rayap yang tersisa, saya memungutnya kembali sambil menahan tangis. Gengsi, masa lelaki sejati kok nangis. Ratusan halaman buku sudah hancur oleh rayap dan tak dapat diselamatkan, sementara sampul bukunya yang berwarna cokelat –satu-satunya bagian yang masih berwujud, tetap menampilkan senyuman menawan dari empat anak muda yang masing-masing memegang sebuah alat musik. Buku langka itu saya dapatkan di pertengahan tahun 2003, –atau sepuluh tahun sebelum rayap menggerogotinya, pada sebuah toko buku yang hampir bangkrut (dan sekarang, Alhamdulillah, sudah resmi bangkrut) di Sri Ratu Peterongan, Semarang. Buku yang diterbitkan oleh Humaniora Utama Press tersebut, berisi kumpulan lengkap lagu-lagu The Beatles yang…